bernasnews – SD Muhammadiyah Kadisoka kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Kabupaten Sleman. Pada tahun ajaran 2025/2026, sekolah tersebut berhasil masuk tiga besar nilai TKAD se-Kabupaten Sleman sekaligus menjadi peringkat pertama di Kapanewon Kalasan.
Prestasi tersebut diumumkan dalam acara wisuda siswa kelas VI SD Muhammadiyah Kadisoka dan SD Muhammadiyah Bayen yang digelar di Mataram Ballroom Hotel Mustika Yogyakarta Resort & Spa, Sabtu (13/6/2026).
Mengusung tema “Kekancan Sak Lawase”, prosesi wisuda berlangsung khidmat dan sarat nuansa budaya Jawa. Alunan gending Kebo Giro mengiringi kirab para wisudawan dan wisudawati yang diawali oleh penari cucuk lampah, penabur bunga, pembawa bendera, kepala sekolah, wali kelas, para wisudawan, kemudian seluruh guru dan karyawan.
Prosesi tersebut menjadi simbol kebersamaan seluruh civitas akademika dalam mendampingi dan membimbing peserta didik selama menempuh pendidikan, sejalan dengan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, “Ing ngarso sung tulodho, ing madya mangun karso, tut wuri handayani.”
Wisuda 110 Siswa SD Muhammadiyah Kadisoka dan Bayen Berlangsung Meriah
Kepala SD Muhammadiyah Kadisoka, Suharyanto, menjelaskan bahwa tahun ini sebanyak 83 siswa SD Muhammadiyah Kadisoka dan 27 siswa SD Muhammadiyah Bayen dinyatakan lulus.
“Alhamdulillah, pada tahun ajaran 2025-2026, ini kita mewisuda untuk SD Muhammadiyah Kadisoka 83 siswa. Kemudian SD Muhammadiyah Bayen 27 siswa,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua siswa yang berperan besar dalam penyelenggaraan wisuda.
“Semua acara wisuda terselenggara atas inisiatif dan biaya mandiri dari wali murid SD Muhammadiyah Kadisoka dan Bayen. Untuk itu, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada wali murid atas kerja luar biasanya dan semangat mencari sponsor untuk pendanaan wisuda kali ini,” kata Suharyanto.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Bayen, Sutarlan, menegaskan seluruh siswa kelas VI berhasil lulus 100 persen.
“Tahun ini, SD Muhammadiyah Kadisoka meluluskan 83 siswa, dan 27 siswa SD Muhammadiyah Bayen. Tentunya, lulus 100 persen. Harapan kami untuk anak-anak kelas 6 yang diwisuda akan menjadi generasi penerus terbaik buat bangsa Indonesia. Menjadi pemimpin-pemimpin pada masa yang akan datang. Kami tunggu kiprah kalian ya,” ujarnya.
Prestasi Membanggakan, Kadisoka Masuk Tiga Besar Kabupaten Sleman
Selain sukses meluluskan seluruh siswa, SD Muhammadiyah Kadisoka juga mencatatkan capaian akademik yang membanggakan. Dengan nilai rata-rata 250,28, sekolah ini berhasil menjadi juara pertama tingkat Kapanewon Kalasan sekaligus masuk tiga besar Kabupaten Sleman.
Suharyanto mengungkapkan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama erat antara sekolah dan orang tua.
“Alhamdulillah untuk anak-anak kita, untuk tahun 2025-2026 ini capaiannya luar biasa. Untuk TKAD SD Muhammadiyah Kadisoka peringkat tiga se-Kabupaten Sleman. Kemudian untuk tingkat Kapanewon Kalasan peringkat satu,” ungkapnya.
Menurutnya, pendidikan tidak dapat berjalan hanya mengandalkan sekolah semata.
“Untuk mencapai itu memang diperlukan usaha, terutama kolaborasi antara wali murid dengan sekolah dalam rangka mensukseskan TKA maupun TKAD. Sehingga anak-anak bisa maksimal, jadi ada pembinaan khusus, kemudian ada kolaborasi antara wali murid dengan sekolah,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Pendidikan itu tidak bisa terlepas dari tiga unsur yaitu masyarakat, kemudian sekolah, kemudian keluarga.”
Belvania Zahra Anindita Raih Nilai Tertinggi TKA-TKAD
Prestasi terbaik tahun ini diraih oleh Belvania Zahra Anindita yang berhasil mencatat nilai TKA-TKAD sebesar 290,01 dan menjadi peraih nilai tertinggi di SD Muhammadiyah Kadisoka.
Posisi kedua diraih Azkya Huwaida Yuniar dengan nilai 290,00, sedangkan posisi ketiga ditempati Niara Aqeela Balqis dengan nilai 286,66.
Saat ditemui usai wisuda, Belvania mengaku tidak menyangka mampu meraih posisi tertinggi.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur. Saya tidak menyangka bisa meraih peringkat pertama karena teman-teman saya juga hebat dan rajin belajar,” tuturnya.
Belvania mengungkapkan kunci keberhasilannya adalah konsistensi belajar dan menjaga pola hidup yang baik.
“Saya berusaha belajar setiap hari, mengulang materi yang sudah diajarkan, dan menjaga waktu tidur supaya cukup. Biasanya saya juga menulis ulang materi pelajaran agar lebih mudah dipahami dan diingat. Selain itu, saya juga mengikuti les untuk menambah pemahaman,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sekolah dan para guru yang telah mendampinginya selama belajar.
“Saya sangat senang sekolah di SD Muhammadiyah Kadisoka. Lingkungannya nyaman, teman-temannya baik, dan guru-gurunya mengajar dengan sabar serta mudah dipahami,” ujarnya.
Belvania berharap sekolahnya terus berkembang dan melahirkan generasi berprestasi.
“Semoga SD Muhammadiyah Kadisoka semakin maju, semakin berprestasi, dan terus menjadi sekolah yang membanggakan serta melahirkan banyak siswa berprestasi di masa depan,” katanya.
Tak lupa, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tua dan para guru.
“Terima kasih kepada kedua orang tua saya yang selalu mendukung dan mendoakan saya. Terima kasih juga kepada Bapak dan Ibu guru SD Muhammadiyah Kadisoka yang telah membimbing saya dengan sabar. Saya bangga bisa belajar di SD Muhammadiyah Kadisoka karena sekolah ini membantu saya berkembang, berprestasi, dan menjadi lebih percaya diri,” ungkap Belvania.
Pesan Kepala Sekolah untuk Para Wisudawan
Menutup rangkaian acara, Suharyanto berpesan agar para lulusan terus menjaga nilai-nilai positif yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah Kadisoka.
“Pesan yang pertama, mudah-mudahan anak-anakku sekalian nanti bisa melanjutkan sesuai yang dicita-citakan. Kemudian yang kedua, tentunya selalu menjaga apa yang didapatkan selama di SD Muhammadiyah Kadisoka,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para siswa untuk tetap menjaga kebiasaan baik yang telah dibangun di sekolah, seperti menjalankan ibadah dan berakhlak mulia.
“Sehingga diharapkan menjadi anak yang soleh-solehah dan tentunya sukses dunia dan akhirat,” katanya.
Bagi para alumni, Suharyanto berharap hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini tetap terjaga.
“Ini seperti judul yang ada di sini, yaitu dengan Kekancan Sak Lawase, maksudnya tetap menjadi saudara, menjadi keluarga, sehingga apapun nanti bisa saling sinergi dalam rangka memajukan SD Muhammadiyah Kadisoka,” tutupnya.
Acara wisuda semakin meriah dengan penampilan tari kreasi Chantakya, Sendratari Candi Kadisoka, penampilan Dreamteam Band, band siswa, hingga grup musik guru “Mocka”. Kehadiran berbagai tokoh pendidikan, jajaran Muhammadiyah, pemerintah daerah, komite sekolah, serta para mitra dan sponsor turut menambah semarak momen pelepasan siswa yang penuh kebanggaan tersebut.












