bernasnews — M.O.R.S.A EVENT 2026 (Musik Tradisional, Orkestra, Sastra Nusantara) adalah perhelatan seni budaya Indonesia yang mempertemukan akademisi, budayawan, seniman, penyair, musisi orkestra, pembaca puisi, pelaku teater, paduan suara, serta pegiat kebudayaan, dalam satu panggung kolaboratif yang monumental.
“Di bawah semangat Panji Pagar Betis Nusantara, kegiatan ini menghadirkan perpaduan megah antara musik orkestra, sastra, puisi kebangsaan, monolog, multimedia, audio visual budaya Nusantara, marching band, dan pertunjukan seni tradisional Indonesia,” kata Ki Mujar Sangkerta, salah satu pelaku seni, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/6/2026)
Menurut Alumni ISI Yogyakarta dan pencipta Wayang Milehnium Wae ini, M.O.R.S.A Event 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas bangsa, melestarikan warisan budaya Nusantara, meningkatkan literasi kebudayaan, serta memperkenalkan kekayaan seni budaya Indonesia kepada dunia internasional.
“Melalui harmoni musik, kekuatan sastra, dan semangat kebangsaan, M.O.R.S.A menghadirkan sebuah peristiwa budaya yang bernilai edukasi, dokumentasi, sejarah, dan inspirasi bagi generasi masa kini dan masa depan,” tambah Ki Mujar Sangkerta, seorang dalang dan budaywan.
Ia bersama Mas Eko, Pak Telo Hartono, mbak Ratih, mbak Ana, ananda Abi dan Alisia dalam kesempatan tersebut juga lakukan setting artistik berupa seni instalasi bambu dan Wayang Milehnium Wae di venue.
Sementara, perhelatan M.O.R.S.A event 2026 akan dilaksanakan di Purawisata Amphitheater, Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta, pada Selasa, 23 Juni 2026, Pukul 19:30 hingga Selesai.
“Mari bersama menjaga, merawat, dan mengembangkan kebudayaan Indonesia sebagai jati diri bangsa.Jayalah Budaya Nusantara. Jayalah Indonesia,” ujar Ki Mujar Sangkerta. (*/ ted)












