News  

TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Menyasar Pembangunan Fisik dan Non Fisik

Dandim 0732/Sleman, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho dan Bupati Sleman, Harda Kiswaya menunjukan MoU TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA 2026 telah resmi dibuka,berlangsung di Kalurahan Sendangrejo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, pada Rabu (22/4/2026).

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sleman turut hadir pada acara tersebut.

Dandim 0732/Sleman, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho mengemukakan, bahwa program ini menyasar pembangunan fisik dan non-fisik. Pembangunan fisik meliputi pembuatan talud jalan dua sisi sepanjang 1.040 meter, pembuatan gorong-gorong sebanyak tiga buah, dan pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) sebanyak satu unit.

Adapun sasaran non-fisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan pencegahan stunting dengan meningkatkan peran Posyandu dan Posbindu penyakit tidak menular.

“Kegiatan TMMD ini akan dilaksanakan selama 30 hari, mulai tanggal 22 April sampai 21 Mei 2026, dengan tenaga yang dikerahkan sebanyak 1 SST TNI dibantu oleh masyarakat Kalurahan Sendangrejo, Kapanewon Minggir,” jelas Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho.

Total anggaran yang dialokasikan adalah Rp525.000.000, dengan rincian sebagai berikut, APBD DIY sebesar Rp75.000.000, APBD Kabupaten Sleman sebesar Rp450.000.000, swadaya masyarakat berupa tenaga sejumlah kurang lebih 20 orang per hari, dan logistik senilai Rp30.000.000.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyambut baik serta mengapresiasi program TMMD yang telah beberapa kali diadakan di Kabupaten Sleman ini. Menurut Harda, kegiatan ini memberikan manfaat yang besar yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah tersebut.

“Diharapkan pula dengan adanya program ini dapat meningkatkan perekonomian, keamanan, dan kesejahteraan warga Sendangrejo dan sekitarnya,” ungkapnya.

“Pemkab Sleman tentu sangat mendukung kegiatan ini. Ini merupakan sinergi yang baik antar pemangku kebijakan di Kabupaten Sleman, yang tujuannya adalah untuk menyejahterakan masyarakat,” tandas Harda. (*/ nun)