bernasnews – Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 sudah dibuka sejak Senin, 13 April 2026 pukul 08.00 WIB.
Pendaftaran UM PTKIN dilakukan secara online melalui laman https://um.ptkin.ac.id/. Calon mahasiswa sudah dapat membuat akun, mengisi data diri, hingga memilih program studi dan kampus tujuan.
Namun, dalam proses pendaftaran online ini, sebagian peserta mengalami kendala berupa notifikasi “Tahun Lulus Salah” saat menginput data kelulusan. Masalah ini muncul ketika sistem tidak dapat mencocokkan data peserta dengan basis data pendidikan nasional.
Kendala tersebut memang kerap membingungkan, tetapi terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk memastikan proses pendaftaran tetap berjalan lancar.
Penyebab Munculnya Notifikasi “Tahun Lulus Salah”
Proses pendaftaran UM-PTKIN dilakukan secara mandiri oleh peserta. Dalam tahap ini, peserta diminta mengisi data penting seperti Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tanggal lahir, email, hingga nomor WhatsApp aktif.
Kesalahan input atau ketidaksesuaian data dengan sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dapat memicu munculnya peringatan “Tahun Lulus Salah”. Oleh karena itu, ketelitian dalam mengisi data menjadi hal krusial agar tidak terjadi hambatan di tahap awal pendaftaran.
Pastikan Tahun Kelulusan Sesuai Persyaratan
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa kembali tahun kelulusan yang diinput. UM-PTKIN 2026 hanya menerima peserta dari lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026 dari MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, atau sederajat.
Ketentuan dokumen juga berbeda berdasarkan tahun kelulusan:
- Lulusan 2024 dan 2025 wajib memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
- Lulusan 2026 dapat menggunakan SKL, pengumuman kelulusan, KTP, atau kartu siswa.
Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen resmi yang dimiliki. Periksa kembali seluruh isian sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya agar tidak terjadi kesalahan berulang.
Lakukan Verval Data di Sistem Kemendikbud
Jika data sudah benar namun notifikasi tetap muncul, peserta disarankan melakukan verifikasi dan validasi (verval) data melalui laman https://pd.data.kemdikbud.go.id.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa data pribadi dan riwayat pendidikan telah sinkron dengan sistem nasional. Dalam proses verval, peserta perlu mengisi beberapa informasi penting, antara lain:
- NISN (jika tersedia)
- NIK sesuai KTP atau KK
- Nama lengkap, tempat dan tanggal lahir
- Nama ibu kandung
- Email aktif
- Tahun ajaran kelulusan dan asal sekolah
- Peminatan sesuai ijazah
- Unggahan ijazah SMA dan SMP (format jpg/jpeg/png maksimal 1MB)
Dengan data yang lengkap dan valid, sistem akan lebih mudah mengenali identitas peserta sehingga kendala kesalahan tahun lulus dapat teratasi.
Hubungi Operator Sekolah Jika Kendala Berlanjut
Apabila setelah melakukan pengecekan dan verval masalah masih belum terselesaikan, peserta perlu menghubungi operator sekolah asal.
Langkah ini mengacu pada ketentuan dalam Petunjuk Teknis Pendaftaran UM-PTKIN, di mana perbaikan data tertentu hanya dapat dilakukan oleh pihak sekolah, khususnya bagi lulusan tahun berjalan.
Rinciannya sebagai berikut:
- Lulusan 2026: tidak dapat memperbaiki data secara mandiri dan wajib melapor ke operator sekolah karena data masih dikelola melalui sistem Dapodik.
- Lulusan 2024 dan 2025: dapat melakukan perbaikan mandiri melalui laman verval lulusan, dengan memastikan data sesuai dokumen resmi.
Dengan mengikuti prosedur ini, proses koreksi data dapat berlangsung lebih cepat dan pendaftaran dapat dilanjutkan tanpa kendala berarti.
Informasi Penting Seputar UM-PTKIN 2026
UM-PTKIN merupakan jalur seleksi nasional untuk masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Seleksi ini menggunakan ujian luring berbasis komputer melalui aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang dilaksanakan di titik lokasi ujian yang dipilih peserta.
Dalam pendaftaran, peserta dapat memilih maksimal tiga program studi di berbagai kampus seperti UIN, IAIN, STAIN, maupun perguruan tinggi negeri yang bekerja sama. Lokasi ujian juga dapat disesuaikan dengan tempat tinggal peserta.
Adapun syarat utama pendaftaran meliputi:
- Lulusan 2024, 2025, atau siswa yang akan lulus 2026
- Memiliki NISN
- Memiliki email dan nomor WhatsApp aktif
- Melakukan pendaftaran mandiri hingga tahap finalisasi
Tahapan Pendaftaran UM-PTKIN 2026
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi. Berikut langkah-langkahnya:
- Membuka laman https://um.ptkin.ac.id/
- Membuat akun pendaftaran
- Login menggunakan username atau NISN
- Mengisi biodata lengkap
- Melakukan pembayaran melalui bank atau transfer
- Memilih program studi dan lokasi ujian
- Mencetak kartu peserta
- Mengikuti ujian SSE di lokasi yang dipilih
Dengan memahami alur pendaftaran serta solusi atas kendala teknis seperti “Tahun Lulus Salah”, peserta dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan menghindari kesalahan yang berpotensi menghambat proses seleksi. (anp)












