News  

Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, BNN Kota Yogyakarta Gelar SAPA PELITA di MTsS Muhammadiyah Karangkajen

Kegiatan “SAPA PELITA” (Sapa Pelajar melalui Inspektur Upacara) di MTsS Muhammadiyah Karangkajen, Kota Yogyakarta oleh BNN Kota Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

bernasnews — BNN Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan “SAPA PELITA” (Sapa Pelajar melalui Inspektur Upacara), bertempat di MTsS Muhammadiyah Karangkajen, Kota Yogyakarta, pada Senin 5 April 2026. Kegiatan ini sebagai upaya preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Kegiatan “SAPA PELITA” dilaksanakan dengan memanfaatkan momentum upacara bendera sebagai sarana edukasi yang efektif dan menyentuh langsung peserta didik, dengan jumlah peserta sebanyak 420 orang yang terdiri dari unsur guru dan siswa.

“SAPA PELITA” merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional ANANDA Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai Dari Anak Bersih Narkoba) yang dilaksanakan BNN Kota Yogyakarta di lingkungan sekolah.

Gerakan ANANDA Bersinar diinisiasi oleh Badan Narkotika Nasional  untuk melindungi generasi penerus bangsa melalui pendekatan yang humanis, edukatif, serta berbasis pada kekuatan keluarga dan generasi muda Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNN Kota Yogyakarta, Andi Muhammad Akbar, S.Kom menyampaikan materi terkait pengertian narkoba, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, serta risiko jangka panjang terhadap masa depan generasi muda.

Selain itu, disampaikan pula perkembangan narkoba yang semakin beragam dan berpotensi berkamuflase, sehingga menuntut kewaspadaan yang lebih tinggi dari para pelajar.

“Melalui kegiatan SAPA PELITA ini kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan generasi muda. Kami berharap para pelajar memiliki keberanian untuk menolak serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya,” kata Andi Muhammad, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2026)

Lebih lanjut, Andi menjelaskan, bahwa kegiatan ini menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui kebiasaan positif, seperti disiplin, tanggung jawab, rajin belajar, serta menghormati orang tua dan guru sebagai benteng utama dalam menghadapi pengaruh negatif.

Sementara itu, pihak sekolah (MTsS Muhammadiyah Karangkajen) menyambut baik kegiatan ini dan berharap sinergi dengan BNN Kota Yogyakarta dapat terus terjalin dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan bersih dari narkoba.

Selain di MTsS Muhammadiyah Karangkajen, “SAPA PELITA” juga telah dilaksanakan BNN Kota Yogyakarta di beberapa  sekolah lainnya di Kota Yogyakarta, termasuk jenjang Sekolah Dasar. SAPA PELITA akan terus berkelanjutan untuk di lingkungan pendidikan guna mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (*/ ted)