News  

Bibit Pecah Kongsi Endah–Joko Mulai Terlihat, Gerindra Resmi Deklarasikan Joko Parwoto sebagai Calon Bupati Gunungkidul di Pilkada Mendatang

Wakil Bupati Joko Parwoto/Foto: Gerindra Gunungkidul

bernasnews– Atmosfer politik Kabupaten Gunungkidul mulai memanas. Isyarat keretakan hubungan politik antara Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih dan Wakil Bupati Joko Parwoto kian terlihat jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Situasi ini mencuat setelah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Gunungkidul secara terbuka mendeklarasikan Joko Parwoto sebagai calon Bupati Gunungkidul.

Langkah politik ini mengejutkan banyak pihak. Selama ini, publik mengenal pasangan Endah Subekti–Joko Parwoto sebagai duet pemimpin daerah yang solid. Namun, dinamika politik internal dan arah dukungan partai mulai mengubah peta kekuatan menuju Pilkada Gunungkidul berikutnya.

Calon Bupati Gerindra

Ketua DPC Partai Gerindra Gunungkidul, Purwanto, mengungkapkan bahwa bergabungnya Joko Parwoto ke Partai Gerindra sejak beberapa waktu lalu menghadirkan energi dan kekuatan baru bagi partai berlambang burung Garuda tersebut.

Ia menilai kehadiran Joko sebagai Wakil Bupati aktif menjadi modal strategis yang sangat penting untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.

Purwanto menyampaikan pernyataan tersebut seusai peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-18 Partai Gerindra pada Jumat (06/02/2026). Dalam momentum tersebut, Gerindra secara tegas menunjukkan arah politiknya di tingkat daerah.

“Kami saat ini memiliki Wakil Bupati, dan ke depan kami akan memiliki kepala daerah,” ujar Purwanto dengan nada optimistis.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan keseriusan Gerindra dalam mengusung Joko Parwoto sebagai calon Bupati Gunungkidul pada Pilkada mendatang.

Purwanto menilai pengalaman Joko Parwoto selama menjabat sebagai Wakil Bupati Gunungkidul menjadi pertimbangan utama partai dalam menentukan arah pencalonan. Menurutnya, Joko memahami birokrasi, dinamika sosial masyarakat, serta tantangan pembangunan daerah secara langsung.

“Pak Joko dengan pengalamannya sekarang kami proyeksikan menjadi Bupati dari Gerindra ke depan. Ini menjadi kekuatan baru bagi Gerindra karena kami memiliki kader yang berada di eksekutif,” tegasnya.

Gerindra melihat momentum ini sebagai peluang besar untuk memperkuat posisi politiknya di Gunungkidul, sekaligus memutus dominasi lama dalam kontestasi Pilkada.

Target di Pilkada

Purwanto juga menegaskan bahwa posisi Gerindra sebagai partai pemenang di tingkat nasional semakin meningkatkan kepercayaan diri kader di daerah. Ia menyebut kemenangan nasional menjadi modal psikologis dan politis yang kuat untuk menghadapi Pilkada dan Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Dalam pemilihan legislatif tingkat kabupaten, Gerindra menargetkan lonjakan signifikan jumlah kursi di DPRD Gunungkidul.

“Target kami menang lagi di Pilpres, Pilkada, dan pemilihan legislatif. Di Gunungkidul saat ini kami memiliki lima kursi, ke depan kami menargetkan sepuluh kursi,” ungkapnya.

Purwanto menekankan bahwa target tersebut bukan sekadar wacana politik. Ia mengklaim partainya telah melakukan kalkulasi matang melalui konsolidasi berjenjang dan perekrutan tokoh-tokoh strategis.

Mesin Partai Mulai Dipanaskan Sejak Dini

Meski tahapan Pilkada dan Pileg masih cukup panjang, Gerindra Gunungkidul memilih bergerak lebih awal. Purwanto menyatakan bahwa partainya secara aktif melakukan konsolidasi di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga ranting.

“Kami terus melakukan konsolidasi di tingkat PAC dan membentuk ranting-ranting. Kami juga menargetkan kaderisasi sekitar seribu orang setiap tahun agar kekuatan partai semakin bertambah,” jelasnya.

Strategi ini menunjukkan keseriusan Gerindra dalam membangun kekuatan struktural sekaligus elektoral di Gunungkidul.

Sementara itu, Joko Parwoto mengakui bahwa keputusannya bergabung dengan Partai Gerindra menjadi langkah awalnya dalam dunia politik partai. Ia menyampaikan bahwa sebelum berlabuh ke Gerindra, telah melakukan komunikasi dan penjajakan dengan sejumlah partai politik besar.

“Ini pertama kalinya saya berpolitik. Saya mohon arahan dan bimbingan,” ucap Joko dengan nada rendah hati.

Pernyataan tersebut menunjukkan sikap terbuka Joko Parwoto sebagai pendatang baru di struktur kepartaian, meski ia telah berpengalaman di pemerintahan daerah.

Ketika awak media menyinggung peluang pencalonan sebagai Kepala Daerah pada periode selanjutnya, Joko Parwoto tidak menutup kemungkinan tersebut. Ia menyatakan menghormati pernyataan Ketua DPC Gerindra dan memilih melihat perkembangan konstelasi politik ke depan.

“Saya akan melihat konstelasi ke depan seperti apa. Yang jelas, sebagai kader, saya siap menerima tugas dari partai,” tandasnya.

Joko menambahkan bahwa pengalamannya selama menjabat sebagai Wakil Bupati membuka banyak potensi pembangunan yang masih bisa dikembangkan demi kemajuan Gunungkidul.

Di akhir pernyataannya, Joko Parwoto menegaskan komitmennya untuk berjuang bersama seluruh kader Partai Gerindra Gunungkidul. Ia menyatakan kesiapan penuh untuk bekerja keras memenangkan Pilkada Gunungkidul mendatang apabila partai resmi memberikan mandat. (ef linangkung)

toto togel

situs togel

togel online

toto togel

situs slot

link togel

slot online

togel online

toto togel

situs togel

situs toto

toto togel

situs toto

situs toto

toto slot

toto online

situs slot

situs toto

slot gacor

kawijitu

kawijitu

kawijitu

slot gacor

rtp slot

situs toto

situs toto