News  

Peringati Milad ke-113 Muhammadiyah, PCM Kutoarjo Gelar Pawai Ta’aruf dan Jalan Sehat

bernasnews — Pimpinan Cabang  Muhammadiyah (PCM) Kutoarjo, Purworejo menggelar acara Pawai Ta’aruf dan Jalan Sehat, dalam rangka Milad ke-113 Muhammadiyah, 18 November 1912 – 18 November 2025, dengan tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, yang berlangsung di Komplek Perguruan Muhammadiyah Kutoarjo, Jalan Wismo, Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 2.000 warga Muhammadiyah Kutoarjo dan simpatisan. Juga diikuti oleh Pengurus Cabang, Pengurus Rating,  Pengurus Aisyiah, Nasiyatul Aisyiah, PCPM, Kokam dan Amal Usaha Muhammadiyah di Lingkungan Kutoarjo, serta Kelompok Bermain dan PAUD, TK ABA 1 sampai dengan TK ABA 4, SLB, SD, SMP dan SMA Muhammadiyah Kutoarjo.

Acara  pawai diawali dengan pengibaran bendera start, dengan menempuh jarak kurang lebih 6 Km. Barisan pertama dan kedua penampilan drum band SD Muhammadiyah dan SMP Muhmmadiyah Kutoarjo dan diikuti oleh semua peserta. Adapun start dan finish bertempat di Kompleks Perguruan Muhammadiyah.

Usai acara pawai dan jalan sehat, dilanjutkan dengan acara panggung gembira Gebyar Semarak Milad Muhammadiyah, dengan menampilkan pentas seni dari amal usaha Muhammadiyah. Kemudian tilawah Al-Qur’an, pembacaan puisi, gerak dan lagu.

Juga penampilan Paduan Suara dari SMA Muhammadiyah Kutoarjo, dengan membawakan lagu wajib Muhammadiyah Sang Surya. Acara pentas seni kali ini diselingi dengan peengunian puluhan dorprize untuk para peserta.

Dalam sambutannya, Ketua PCM Kutoarjo, Moh Mansur, S.Pd.I. merasa bangga dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua peserta, karena yang diperkirakan hanya 1000 an warga yang bisa hadir ternyata diluar dugaan peserta yang hadir kali ini lebih dari 2.000an peserta.

Selanjutnya Moh Mansur juga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada semua warga Muhammadiyah yang telah ikut berpartisipasi dalam acara ini. “Juga kontribusinya sehingga terselenggaranya acara ini dan tersedianya dorprize yang banyak dan  beraneka ragam,” ungkapnya.

Penyerahan hadiah utama Mesin Cuci kepada peserta yang beruntung. (Foto: Kiriman Jarwo)

Sementara itu, di sela- sela acara pentas seni dan pembagian dorprize Ketua PDM Purworejo dalam hal ini diwakili oleh Moh Darusman, S.Pd, menyampaikan orasi Milad ke-113 Muhammadiyah, bahwa Muhammadiyah dalam usia yang mencapai 113 tahun masih tetap eksis dengan perannya dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial santunan anak yatim dan dakwah kulturalnya.

Menurut Moh. Darusman, hal ini tidak bisa lepas dengan slogan yang dicanangkan oleh pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan, yaitu “Hidup-hidupilah Muhammadiyah dan Jangan Mencari hidup di Muhammadiyah”.

“Slogan ini menekankan pentingnya pengabdian dan perjuangan untuk memajukan organisasi, bukan untuk mencari penghidupan atau keuntungan pribadi. Semboyan lainnya yang sering dikaitkan adalah “Sepi ing pamrih, rame ing gawe” yang berarti “sedikit bicara banyak bekerja”, menunjukkan semangat untuk berjuang dengan ikhlas dan rajin,” bebernya.

Dikatakan, dari slogan itu Muhammadiyah dikelola oleh orang-orang profesional dan dengan rasa ikhlas mengembangkan Muhammadiyah sampai saat ini dengan tersedianya RS PKU, sekolah dan Universitas  Muhammadiyah, serta Panti Asuhan Muhammadiyah yang tersebar di seluruh penjuru tanah air Indonesia.

“Untuk itu kita sebagai generasi penerus kita lanjutkan perjuangan KH. Ahmad Dahlan dengan selalu memajukan amal usaha Muhammadiyah sesuai dengan bidangnnya masing-masing, sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia,” pungkas Moh Darusman.

Acara ta’aruf dan jalan sehat juga dimeriahkan dengan penampilan 15 stand basar UMKM dengan menyediakan produk – produk sesuai dengan kearifan lokal serta produk yang dibutuhkan  warga masyarakat setempat. Penutupan rangkai kegiatan dtandai dengan penyerahan dorprize utama atau hadiah utama berupa 2 buah mesin cuci dan 1 buah almari es kepada peserta yang beruntung. (ted/ Jarwo, Kutoarjo)