News  

PWI DIY Gelar UKW: Bagian Penting bagi Perjalanan Seorang Wartawan Profesional

bernasnews — Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW)  DIY secara resmi telah ditutup oleh Direktur PT BP Kedaulatan Rakyat Octo Lampito, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan itu diselenggarakan bertempat di Hotel Loman Yogyakarta, pada tanggal 10 – 11 Oktober 2025.

UKW tersebut merupakan inisiasi PWI DIY bekerja sama dengan Lembaga Uji PT BP Kedaulatan Rakyat dengan dukungan dari Bank BPD DIY dan dari Dinas Kominfo dan Persandian Kota Yogyakarta.

Dalam laporannya Ketua PWI DIY Hudono menyampaikan, bahwa kegiatan UKW kali ini fenomenal dengan hasil yang sangat berbeda dibandingkan dari tahun – tahun sebelumnya. Menurutnya, kali ini pesertanya 15 orang tapi karena sesuatu hal satu orang mengundurkan diri sehingga peserta UKW jumlahnya menjadi  14 orang.

“Dengan hasil untuk peserta tingkat Muda 6 orang berkompeten – yang belum berkompeten 2 orang, tingkat Madya 5 orang berkompeten – yang belum kompeten 1 orang. Sedangkan tingkat Utama 3 orang yang berkompten – belum kompeten 2 orang. Dari hasil ini diharapkan kepada peserta yang belum berkompeten untuk kesempatan berikutnya bisa ikut lagi,” beber Hudono.

Dikatakan, peserta yang belum berkompeten itu sifatnya hanya teknis dan kurang membaca. PWI akan berusaha menyelenggarakan UKW lagi dan memberikan kesempatan lagi bagi teman wartawan yang belum berkompeten.

“Semoga hasil ini menjadi pembelajaran  dan paling tidak mendapatkan pengalaman sehingga  perjalanan ke depan sebagai wartawan bisa diperbaiki lagi agar bisa dikatakan kompeten,” tegas Hudono.

Ketua PWI DIY Hudono saat menyampaikan sambutan. (Nuning Harginingsih/ bernasnews)

Sementara itu, Iwanudin mewakili peserta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan tim penguji sehingga UKW kali ini berjalan dengan lancar. Menurut Iwa, tim pengujinya sangat teliti sehingga kita bisa belajar lebih baik lagi.

“Kepada teman yang belum berkompeten jangan patah semangat, masih ada kesempatan lagi sehingga  besok kita menjadi wartawan yang cerdas dan santun,” ujarnya.

Pada bagian lain sebelum penutupan UKW, Octo Lampito dari Lembaga Penguji PT BP Kedaulatan mengungkapkan, bahwa bagi peserta UKW yang belum berkompeten itu tidak berarti keseluruhan tetapi hanya pada bagian tertentu saja.

Lanjut Octo menjelaskan, kegiatan ini sebagai dorongan bagi teman – teman wartawan agar bisa lebih belajar lagi, membaca lagi dan terus membaca lagi sehingga menjadi jadi wartawan yang berkompeten.

“Hal ini merupakan bagian penting perjalanan kita yang akan menjadi  seorang jurnalis yang profesional,” kata Octo.

Pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia dan para penguji juga kepada para peserta sehingga acara berjalan dengan lancar. “Apabila terdapat banyak kekurangan dalam penyelenggaraan UKW kali ini, kami mohon maaf  yang sebesar-besarnya,” pungkasnya. (Nuning Harginingsih, Peserta UKW)