bernasnews – Berkenaan ulang tahun ke 85 Keuskupan Agung Semarang (KAS) bertema “Bersama Berziarah, Berbagi Berkah” pada 25 Juni 2025, umat Katolik di wilayah ini diajak untuk semakin mencintai dan memahami warisan iman yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu di KAS.
Hal itu terungkap dalam buku bertajuk “Katekese Mengenal Sejarah dan Dinamika Keuskupan Agung Semarang” yang disusun oleh Tim Sejarah dan Tim Refleksi KAS 85 Tahun. Mereka terdiri dari Romo Silvester Susianto Budi Nugroho, MSF., Romo Agustinus Sudarisman, Pr., Romo Yohanes Gunawan, Pr., Antonius Tri Usada Sena, dan Th.Aq. Purwono NA.
Dalam buku paduan refleksi dan katekese ini, tim penulis membagi dalam empat pertemuan. Pertemuan pertama, Mengenal pernak-pernik dan dinamika HUT KAS. Kedua, Mengenal peran Tarekat Hidup Bakti dalam kehidupan menggereja di KAS. Ketiga, Menimba gerak kaum awam terlibat mengembangkan Gereja, belajar dari sejarah Barnabas Sarikrama. Keempat, Bergiat dalam gerak KAS yang berubah, berbenah dan berkembang dalam empat pilar. Empat pilar perkembangan KAS itu adalah kelembagaan, ketokohan, penataan dan perjumpaan.
“Buku sederhana setebal 45 halaman itu merupakan sebuah upaya KAS untuk memberikan katekese tentang jejak langkah iman, perjuangan, dan pertumbuhan Gereja Katolik di wilayah yang kini dikenal sebagai Keuskupan Agung Semarang, yang membentang dari pesisir utama Jawa Tengah hingga lereng-lereng gunung di selatan,” kata tim penyusun.
Katekese sejarah yang dihadirkan dalam buku itu menggunakan sharing tujuh Langkah model AsIPA (Asian Integral Pastoral Approach). Melalui cara ini, umat diajak secara sederhana dan mudah dalam berbagai kelompok kecil, komunitas basis gerejawi atau kelompok studi membaca teks dan memperdalamnya.
Metode ini lebih menghargai pengalaman dan interpretasi pribadi terhadap teks, mengakui bahwa Tuhan berbicara kepada setiap orang dengan cara yang unik dari pengalaman batin dan interpretasi atas teks. Secara umum, langkahnya terdiri dari tujuh yakni : Mengundang kehadiran Tuhan, membaca teks, memperhatikan teks, mendengarkan, berbagi iman, mencari pesan, dan mengungkapkan dalam bentuk doa. (mar)










