Kontingen Pesparani DIY Raih Delapan Prestasi Pesparani III Nasional 2023  

Kontingen Pesparani DIY 2023 saat mau berangkat ke Jakarta, di stasiun Tugu Yogyakarta, pekan lalu. (Foto : Humas Pesparani DIY).

bernasnews – Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani atau Pesparani Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meraih delapan prestasi pada Pesparani III Nasional Tahun 2023 di Jakarta, 27 Oktober – 1 November 2023. Prestasi itu antara lain Juara II Tutur Kitab Suci dan Juara II Bernyanyi Mazmur Remaja. Pada acara pembukaan, kontingen DIY didampingi Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X.

“Kami bersyukur dapat meraih kejuaraan ini dan terima kasih atas dukungan para pihak. Kegiatan kami dibiayai dari Dana Keistimewaan DIY melalui Biro Bina Mental dan Spiritual Sekretariat Daerah DIY. Kontingen Pesparani DIY dipimpin oleh Ketua Umum LP3K DIY Ds YB Jarot Budiharjo, didampingi Vikep Yogyakarta Timur Romo Adrianus Maradiyo, Pr dan Kepala Biro Bina Mental dan SpiritualSetda DIY Djarot Margiantoro, SP., MSc.,” kata anggota tim pendamping Sugiyanta kepada bernasnews, Rabu (1/11).

Menurut dia, kontingen DIY mengikuti delapan dari 13 cabang lomba yang dipertandingkan. Prestasi yang diraih DIY adalah Tutur Kitab Suci Juara II; Kategori Cerdas Cermat Rohani (CCR) Remaja masuk Semifinal; Kategori CCR Anak masuk Semifinal; Menyanyikan Mazmur Remaja Prestasi Juara II; Menyanyikan Mazmur Remaja Prestasi Juara Harapan 1; Menyanyikan Mazmur OMK Juara Harapan 2; Menyanyikan Mazmur Dewasa Prestasi Silver; Paduan Suara Dewasa Campuran Prestasi Gold. 

Dari 13 cabang lomba Pesparani Nasional 2023 dibagi empat kategori yakni paduan suara, menyanyikan Mazmur, cerdas cermat rohani (CCR) dan bertutur Kitab Suci. Juara Umum adalah kontingen Maluku, Sulawesi Utara dan Jawa Tengah.  

Wagub DIY Paku Alam X (nomor empat dari kiri) bersama Kontingen Pesparani DIY 2023. (Foto : Humas Pesparani DIY)

Cinta terhadap Tanah Air

Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo mengemukakan, Pesparani kembali digelar untuk ketiga kalinya tahun ini di Jakarta. Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda dan tahun politik, Pesparani menjadi ruang untuk menyuarakan kecintaan terhadap Tanah Air.

“Pesparani selalu diselenggarakan di sekitar tanggal 28 Oktober yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Bagi Umat Katolik, penyelenggaraan ini memiliki peran dan makna yang istimewa untuk memuliakan Tuhan sekaligus kecintaan terhadap Tanah Air,” kata dia saat acara pembukaan di Jakarta, Sabtu (28/10) sebagaimana dikutip sebuah media nasional.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, “Saya percaya umat Katolik akan terus menjaga keberagaman dan pluralitas yang kita miliki sebagai sebuah kebersamaan sekaligus kekuatan. Tanpa hal ini, kita sebagai bangsa tidak akan ada nilainya.”

Dalam konteks kebangsaan, lanjut menteri, Pesparani juga memiliki spirit untuk mempersatukan perbedaan. Sebab pada prinsipnya seni memiliki sifat dan peran moral yang universal.

Tema Pesparani III Nasional 2023 adalah Kebersamaan dalam Keberagaman.  Pesparani I diadakan di Ambon, Maluku pada tahun 2018 yang diikuti lebih dari 5.000 anggota umat Katolik seluruh Indonesia. Pesparani II diadakan di Kupang, Nusa Tenggara Timur tahun 2022. (mar)