Kirab Budaya FBKM Melibatkan Warga Mlati Sleman

Penampilan Grup Drumband Gita Tlaga Bahana SMP N 3 Mlati pada acara Kirab Budaya di Mlati, Minggu (16/10/2022). Foto: Kiriman SMP N 3 Mlati

bernasnews — Kirab Budaya bertajuk “Bedol Songsong Panca Adi Manunggal” menutup serangkaian kegiatan Festival Budaya Kapanewon Mlati (FBKM) yang  berlangsung sejak 9 – 16 Oktober 2022. Kirab budaya hari Minggu (16/10/2022)  melibatkan seluruh elemen masyarakat di Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kirab diawali dengan upacara pemberangkatan dan penyerahan songsong untuk dikirabkan. Upacara yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Nasional Dr. Wahidin Soediro Hoesodo ini dipimpin oleh Manggala Yudha, Reza Uud Fermansyah, S.STP, MAP. Upacara dihadiri oleh Panewu beserta jajaran Muspika, Lurah, dan Bregodo Kaprajuritan Kapanewon pembawa songsong.

Forkompim Kapanewon Mlati Dra. Nurhidayati, M.Pd. kepada bernasnews Selasa (18/10/2022) menginformasikan, pada kesempatan tersebut Sesepuh Mlati Romo Wakidu menyerahkan songsong kepada Panewu Mlati Drs. Arifin, M.Laws. Selanjutnya songsong diserahkan kepada Bregodo Kaprajuritan melalui Manggala Yudha untuk dikirabkan.

Penyerahan Songsong Panca Adi Manunggal dari Manggala Yudha kepada Panewu Mlati untuk disimpan di tempat pusaka pada acara Kirab Budaya di Mlati, Sleman, Minggu (16/10/2022). Foto : Kiriman SMP N 3 Mlati.

Usai upacara, peserta kirab menaiki delman menuju Youth Center untuk bergabung dengan peserta kirab yang sudah menunggu. Start kirab dari Youth Center diawali Grup Drumband Gita Tlaga Bahana SMP Negeri 3 Mlati. Selanjutnya berturut-turut Manggala Yudha dengan menaiki kuda, Bregodo Kaprajuritan Kapanewon, Panewu beserta jajaran Muspika menaiki delman, Bregodo Keprajan Kapanewon (Kapanewon, Puskesmas, KB, PKH), Bregodo Kalurahan (Sendangadi, Sinduadi, Sumberadi, Tirtoadi, dan Tlogoadi), Manggala Yudha Bregodo Masyarakat, Drumband STIMARYO, Kelompok Kirab Budaya Wushu Sinduadi, Kelompok Barongsai, Relawan, Forkom UMKM, dan HIMPAUDI.

Tiba di Kantor Kapanewon Mlati, Bregodo Kaprajuritan berjajar di depan panggung membentuk pagar betis. Kemudian Panewu beserta Muspika dan Lurah turun dari delman untuk melaksanakan prosesi Lung Tinampi Songsong. Prosesi diawali tarian, mengumpulkan air kendi dari lima sumber air kalurahan, dan diakhiri dengan penyerahan kembali Songsong Panca Adi Manunggal setelah dikirab. Manggala Yudha menyerahkan songsong kepada Panewu, selanjutnya disimpan di tempat pusaka. (*/ mar)