Barikan Kubro Jadi Simbol Rasa Syukur Warga Karimunjawa

bernasnews.com – Tradisi merupakan salah satu warisan dari leluhur yang perlu dilestarikan oleh masyarakat. Salah satunya adalah tradisi Barikan Kubro. Tradisi ini merupakan agenda tahunan yang ada di Karimunjawa.

Puncak Tradisi ini digelar pada Kamis, (25/8/2022) dengan mengarak sebuah tumpeng raksasa ke lingkungan masyarakat dan sebelum nantinya dibawa ke pelabuhan untuk dilempar ke laut. Pelemparan tersebut merupakan simbol penyatuan kembali unsur-unsur alam – tanah dan air di bawah langit.

Barikan Kubro ke-7 ini mengusung “Eling Dhawuh Obahing Rasa”. Bapak Herman Afendi, ketua panitia Barikan Kubro 2022, menuturkan bahwa tema ini mengingatkan kita akan pesan yang disampaikan lewat tumpeng. Tumpeng itu sendiri bermakna ‘metu margi ingkang lempeng’ atau lewat jalan yang lurus. Dengan mengingat pesan tersebut, diharapkan hati kita bisa bergetar agar bisa menjiwai makna Barikan Kubro ini.

Sebelum perayaan puncak acara, rangkaian tradisi Barikan Kubro ini sudah diselenggarakan sejumlah kegiatan, yakni lokakarya batik tulis dan ecoprint, tari Renjani Karimunjawa dan musik perkusi. Lokakarya-lokakarya ini diampu oleh mahasiswa-mahasiswa KKN Institut Seni Indonesia Surakarta.

Barikan Kubro ini merupakan salah satu tradisi yang ada di Kraimunjawa yang memiliki mkna untuk memohon berkah, menolak bala dan menghaturkan syukur yang tak cukup sekedar diungkap kata.