Home News Ratusan Warga Berjubel Cairkan Bantuan BPUM Rp 2,4 Juta

Ratusan Warga Berjubel Cairkan Bantuan BPUM Rp 2,4 Juta

6921
0
Ratusan pelaku usaha kecil, termasuk tukang ojek online, berjubel di halaman Kantor Kas BRI depan Kampus Instiper Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY, untuk mencairkan dana bantuan BPUM masing-masing sebesar Rp 2,4 juta, Rabu (21/10/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Ratusan warga memadati halaman Kantor Kas BRI Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY atau di depan Kampus Instiper Yogyakarta, Rabu (21/10/2020) pagi hingga siangi. Warga yang merupakan pengusaha kecil, termasuk tukang ojek online, tersebut antre untuk mencairkan dana bantuan modal program Bantuan Presiden atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) melalui Bank BRI.

Mereka berebutan mencairkan dana bantuan pemerintah melalui program Bantuan Presiden atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) Bank BRI tersebut. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 2.400.000.

“Tidak perlu mendaftar sebagai penerima, cukup cek nomor KTP di e-FORMBRI dan kode verifikasi. Kalau nomor KTP kita keluar berarti dapat, tapi kalau tidak keluar berarti tidak dapat,” kata Lestari, warga Jalan Bun Ngali 28 Dabag, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY, saat ditemui Kabar Joglosemar di halaman Kantor Kas BRI depan Kampus Instiper Maguwoharjo, Depok, Sleman, Rabu (21/10/2020).

Lestari, warga Dabag, Condongcatur membawa formulir berisi data pribadi untuk mencairkan dana bantuan modal BPUM, Rabu (21/10/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Saat dicek melalui e-FORMBRI dengan memasukkan nomor KTP dan kode verifikasi, langsung keluar jawaban : Nomor eKTP terdaftar sebagai penerima BPUM an. ARI dengan nomor rekening 177901*9539. Untuk verifikasi dan pencairan hubungi Kantor BRI terdekat membawa eKTP.

(Baca juga : SMS dari BRI-INFO Sempat Dianggap Hoaks, Ternyata Dapat Bantuan Modal Rp 2,4 Juta dari Program BPUM)

Lestari pun bergembira karena hanya dengan membawa KTP dan mengisi formulir berisi data-data pribadi lalu kemudian ke Bank BRI terdekat untuk mencairkan dana bantuan sebesar Rp 2,4 juta.

Bantuan dari pemerintah tersebut dimaksudnya agar pelaku usaha mikro bisa ikut memperbaiki kondisi ekonomi nasional dengan tetap menjalankan usaha/bisnis agar ekonomi bisa stabil. Bantuan tersebut merupakan hibah atau tanpa harus dikembalikan. Bantuan bagi pelaku UMKM tersebut disalurkan melalui program Bantuan Presiden atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) Bank BRI, Bank Nasional Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri Syariah.

Dengan hanya mengecek ke e-FORMBRI dengan mengisi nomor KTP/NIK dan kode verifikasi langsung bisa diketahui Anda menerima atau tidak menerima bantuan BPUN. Ini contoh jawaban bagi mereka yang menerima bantuan. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Program ini sebagai bentuk bantuan pemerintah pelaku usaha mikro yang terdampak virus Corona atau Covid-19. Dan bantuan modal usaha tersebut bersifat hibah, bukan pinjaman yang harus dikembalikan. Dengan demikian, para penerima tak perlu pusing memikirkan untuk mengembalikan uang tersebut. Dan dana bantuan modal UMKM tersebut sudah berada di BRI, BNI dan Mandiri Syariah yang ditransfer langsung ke rekening penerima.

Contoh jawaban bagi mereka yang tidak menerima bantuan BPUM yang dicek melalu e-FORMBRI. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Fitri Yanti SR, warga Perumahan Citra Ringin Mas Blok D-42 RT 09/RW 03 Dusun Karangmojo, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman kepada Bernasnews.com, Rabu (21/10/2020) mengaku sudah menerima/mencairkan dana bantuan tersebut sebesar Rp 2,4 juta.

“Saya sudah menerima sebesar Rp 2,4 juta setelah verifikasi. Syaratnya cuma NIK,” kata Fitri yang punya usaha Brownis Batik di rumahnya. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here