Home Pendidikan Youtuber Anak Hazel Promosikan Wisata Yogyakarta

Youtuber Anak Hazel Promosikan Wisata Yogyakarta

107
0
Youtuber anak Hazel berpose di depan andong saat berwisata awal tahun baru 2022 di Jalan Malioboro,Yogyakarta. Dia ingin turut mempromosikan wisata Yogyakarta melalui channel Diary Hazel-nya. Foto : YB Margantoro

BERNASNEWSCOM – Yogyakarta, khususnya Malioboro, memang jadi daya tarik bagi warga kota ini maupun para wisatawan Nusantara dan Mancanegara. Kota unik ini memancarkan pesona wisata dan budaya yang luar biasa. Keramahan masyarakat, keragaman adat dan tradisi serta kekayaan warisan budaya merupakan magnet yang luar biasa bagi siapa pun untuk berkunjung ke kota ini.

“Saya lahir di Yogyakarta dan studi di kota ini sampai selesai. Kemudian setelah berkeluarga pindah ke Jakarta dan sekarang tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Ketika mengunjungi keluarga besar di sini bersama suami dan putri kecil kami Hazel, rasanya senang sekali,” kata produser dan sutradara Diary Hazel, Agatha KM, ketika dihubungi melalui whatsApp di rumahnya di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/1/2022).

Dikatakan, sudah dua tahun mereka tidak dapat pulang ke Yogyakarta karena pandemi Covid-19. “Ketika kami dapat ke kota ini sepekan pada akhir tahun 2021 dan pulang kembali, Senin (3/1/2022), Hazel sangat senang sekali. Salah satu menu kegiatan yang kami lakukan adalah naik andong di Malioboro. Kegiatan ini akan kami tayangkan di channel youtube kami, Diary Hazel. Ini sebagai wujud kecintaan kami kepada Yogyakarta dengan turut mempromosikan wisata kota ini. Seperti pada tayangan sebelumnya, saat di Malioboro Yogyakarta, Hazel mengawali sapaan dengan mengatakan, “Halo teman-teman. Jumpa lagi dengan Diary Hazel. Apa kabar teman-teman? Kali ini Hazel berwisata bersama keluarga di Yogyakarta dengan naik andong di Malioboro. Pastinya seru banget ya. Ayo ikuti Hazel naik andong, teman-teman…” tambah Agatha KM.

Salah satu konten Diary Hazel, Menyapa Sahabat Hazel, sebagai sarana komunikasi antara siswi kelas 1 SD Santo Yusuf di Bekasi, Jawa Barat itu dengan para penggemarnya. (Foto : Dokumentasi Diary Hazel).

“Ya begitulah, ketika di depan HP saat shooting, Hazel begitu ceria dan sangat menikmati perjalanan wisatanya di Yogyakarta. Selain adegan ini akan kami kemas sebagai menu tayangan channel kami, dia pasti juga akan cerita kepada guru dan teman-teman sekolahnya di SD Santo Yusuf, Bekasi. Dia siswi di sekolah itu, kelas satu,” kata Agatha.

Solid, kompak dan konsisten

Menurut Agatha KM yang lulusan Ilmu Komunikasi  Fisipol Universitas Atma Jaya Yogyakarta, awal mula memiliki channel Youtube adalah berkat Hazel yang periang, suka berkreasi dan selalu ingin hal baru. Dia sempat bosan karena harus cukup lama tinggal di rumah saat pandemi Covid 19. Kegiatan anak kecil seperti mewarnai, menggambar, membuat kreasi, games seru, belajar bersama dan sebagainya baru sebatas ditampilkan di status WA.

“Lalu terlintas ide kami, mengapa semua kegiatan harian itu tidak dikemas dalam channel Youtube. Hazel memang suka nonton Youtube. Ketika saya tawarkan ide itu, dia sangat senang sekali. Awal mula membuat video dan mengeditnya memang tidak mudah. Karena kami mulai dari nol. Namun berkat ketekunan dan semangat yang luar biasa, akhirnya video pertama kami jadi,” katanya.

Agatha KM mengatakan, selama dua bulan pertama, berhasil meraih hampir 1.000 subcriber. “Luar biasa. Tema tayangan kami daily, diary and fun. Hingga pada akhirya, lima bulan berjalan, subscriber kami sudah mencapai 3.200 dan alokasi waktu tayang kami mencapai 4.000 jam. Saat ini, kami dapat mengajukan syarat untuk monetisasi dan menjadi partner Youtube secara resmi sebagai Content Creator pada tanggal 17 Mei 2021,” kata dia.

Menurut Agatha KM, saat telah mencapai satu tahap keberhasilan itu, sebenarnya perjuangan baru dimulai. Dia yakin ke depan akan banyak hal baru yang akan mereka lalui. Ibu muda dan anaknya itu yakin, kunci keberhasilannya adalah solid, kompak dan konsisten dalam berkarya. (YB Margantoro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here