Home Pendidikan Yogyakarta Bergairah dalam Literasi

Yogyakarta Bergairah dalam Literasi

67
0
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta Ir Aman Yuriadijaya, MM secara simbolis menerima buku Pustakawan Mengabdi untuk Negeri dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani, SIP dan Pegiat Literasi YB Margantoro di Perpustakaan Pevita, Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 32 Mantrijeron, Yogyakarta, Rabu (15/9/2021). Foto : Kiriman YB Margantoro

BERNASNEWS.COM – Yogyakarta saat ini semakin bergairah dalam literasi. Hal ini tercermin dari dinamika literasi yang menyeluruh dari warga masyarakat dengan adanya kampung-kampung baca, siswa dan guru membaca, mendongeng dan menulis, sampai para pustakawan di institusi pemerintah yakni DPK Kota Yogyakarta menulis buku. Ini sungguh baik dan harus dilanjutkan dalam kebersamaan antara pemerintah dan segenap elemen masyarakat.

“Maka kalau ada peringatan Hari Kunjung Perpustakaan 14 September, saya berharap dan mengajak menjadi Hari-hari Berkunjung ke Perpustakaan. Artinya, kita setiap hari ke perpustakaan untuk membaca dan mencari informasi untuk pengembangan diri. Selain itu, ada strategi dan metode yang tepat dan optimal untuk gerakan literasi di Kota Yogyakarta. Ini perlunya kebersamaan semua pihak,” kata Sekda Kota Yogyakarta Ir Aman Yuriadijaya MM pada acara pentas seni “Ayo Bergembira di Perpustakaan Kota Yogyakarta” dalam Semarak Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Tahun 2021, di Perpustakaan Pevita Yogyakarta, Rabu (15/9/2021). 

Sebelumnya Kepala DPK Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani SIP memberikan laporan kegiatan Bulan Gemar Membaca di Yogyakarta. Berkaitan dengan momentum Hari Kunjung Perpustakaan 14 September secara daring di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI di Jakarta, Selasa (14/9/2021), Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti memperoleh Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2021 dari Perpusnas RI. Hal ini karena Walikota dinilai memiliki komitmen dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat antara lain melalui Kampung Baca.  

Kepala DPK Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani SIP., staf, pustakawan penulis dan YBMargantoro foto bersama seusai peluncuran buku Pustakawan Mengabdi untuk Negeri, di Perpustakaan Pevita Yogyakarta, Rabu (15/9). Foto : Kiriman YB Margantoro

Kampung-kampung baca di Yogyakarta atau disingkat Kaca itu ada di Brontokusuman, Sorosutan, Jogoyudan, Cokrokusuman, Pengok, Demangan, Karangwaru Lor, Giwangan, Semaki Gede, Yudonegaran, Taman, Suronatan, Joyonegaran, Gunungketur, Suryodiningratan, Suryowijayan, Rejowinangun, Gampingan, Ledok Tukangan, Sosrowijayan Wetan. Kaca-kaca itu sudah mewakili 14 kemantren di kota ini.

Pada kesempatan ini juga diluncurkan buku bertajuk Pustakawan Mengabdi untuk Negeri karya pejabat, pustakawan dan tenaga teknis DPK Kota Yogyakarta bersama Pegiat Literasi Y.B. Margantoro. Acara dimeriahkan dengan pentas seni bertutur dan menyanyi Binar Mutiara Yahya dan Afgandaru Kawuryan. Binar adalah siswi SD Negeri Ungaran 1 Yogyakarta yang meraih Juara II Lomba Bertutur Siswa SD/MI Tingkat Nasional Tahun 2021 pada acara Gemilang Perpustakaan Nasional 2021.

Mampu mencerna isi bacaan

Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya juga berharap dalam gemar membaca oleh setiap insan diikuti dengan kemampuan mencerna isi bacaan. Dari sini akan lahir karya penulisan. Karya tulis berupa antologi itu bagus, selain karya individu. Karena antologi itu merupakan gambaran komunal sebagai pencerminan semangat gotong rotong di masyarakat.     

Menurut dia, dalam situasi di era pandemi Covid-19 seperti saat ini, siapapun harus tetap bersemangat, berkreasi, dan berinovasi sesuai dengan bidang kerjanya masing-masing. Perpustakaan Kota Yogyakarta sebagai perpustakaan daerah merupakan  pengelola informasi berbasis bahan pustaka dan penanggung jawab peningkatan minat baca-tulis masyarakat di Kota Yogyakarta harus senantiasa menunjukkan eksistensinya agar gelora semangat membaca dan menulis terus berkumandang meski pandemi belumlah mereda.

“Ayo kunjungi dan manfaatkan perpustakaan. Membaca dan menulislah, niscaya Indonesia semakin tumbuh, Indonesia semakin tangguh,” kata dia. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here