Home News Yayasan GPC Bantu Realisasi Kafe PWI

Yayasan GPC Bantu Realisasi Kafe PWI

572
0
Ketua PWI Yogyakarta Sihono HT (keenam dari kiri) menerima bantuan dari Ketua Yayasan GPC Syarif Gusca Laksana (keempat dari kanan) di Kantor PWI Yogyakarta Jalan Gambiran 45 Umbulharjo, Yogyakarta, Jumat (21/9/2019). Foto : Agus Susanto

BERNASNEWS.COM – Koperasi “Pena Kencana” Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Yogyakarta terus mengembangkan unit usaha untuk mendukung kemandirian profesi wartawan. Rencana pengembangan warung dan kafe mendapat dukungan Yayasan Gerakan Pintar Cerdas (GPC) dengan menyerahkan bantuan dana untuk merealisasika Kkafe PWI Yogyakarta di Kantor PWI Yogyakarta Jalan Gambiran 45 Umbulharjo, Yogyakarta, Jumat (21/9/2019).

“Bantuan ini sebagai wujud silaturahmi dengan wartawan yang sudah terjalin baik dari dulu secara profesional,” ucap Ketua Yayasan GPC Syarif Gusca Laksana di sela penyerahan bantuan. 

Syarif menyebutkan dari sisi kemanusiaan, Yayasan GPC sangat mendukung upaya PWI Yogyakarta dengan program untuk kesejahteraan wartawan.

“Semoga bisa segera direalisasikan,” ucap Syarif seraya mengatakan bahwa Yayasan GPC sebagai bagian dari Gandung Pardiman Center. 

Ketua PWI Yogyakarta Sihono HT mengapresiasi kepedulian Yayasan GPC untuk mewujudkan kesejahteraan wartawan. “Tidak dipungkiri banyak wartawan dalam menjalankan tugasnya terbentur dengan kebutuhan ekonomi,” kata Sihono. 

Koperasi “Pena Kencana” PWI Yogyakarta dengan unit usaha simpan pinjam, warung dan kafe, media dan penerbitan, event organizer dan diklat yang hasil keuntungannya dikembalikan kepada wartawan selaku anggota.

“Jika secara ekonomi sudah tercukupi, wartawan bisa lebih fokus dan profesional dalam bekerja,” tegasnya. 

Pengembangan usaha kafe di Kantor PWI, menurut Sihono, juga bisa menjembatani narasumber dari eksekutif, legislatif, yudikatif, pemerintah maupun swasta dan sebagainya yang hendak bertemu wartawan dengan menggelar jumpa pers. (agus Susanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here