Home Pendidikan Wujudkan Program Link and Match BBPPMPV Seni Budaya Teken MoU dengan DUDI

Wujudkan Program Link and Match BBPPMPV Seni Budaya Teken MoU dengan DUDI

265
0
Kepala BBPPMPV Seni dan Budaya Dr Sarjilah MPd menandatangani MoU dengan DUDI dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Link and Match BBPPMPV Seni dan Budaya di Hotel Alana Yogya, Kamis (8/4/2021). Foto : Agus Susanto

BERNASNEWS.COM – Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud melakukan penandatangan MoU dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk mewijudkan program Link and Match.

Penandatangan dilakukan dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Link and Match BBPPMPV Seni dan Budaya dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di Hotel Alana Yogya, Kamis (8/4/2021) hingga Sabtu (10/4/2021).

Rakor yang melibatkan 40 DUDI tersebut dibuka Kepala BBPPMPV Seni dan Budaya Dr Sarjilah MPd. Rakor yang juga diikuti para Kaprodi di BBPPMPV Seni dan Budaya ini, di antaranya menghadirkan nara sumber Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI Ditjen Vokasi secara Daring dan dari Kantor Pajak Pertama Sleman. Dr Sarjilah menyatakan Rakor itu bertujuan menyamakan persepsi konsep link and match dan urgensinya serta untuk penyusunan dan penandatangan naskah kerja sama.

Menurut Sarjilah, keselarasan antara Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Ditjen Vokasi untuk bekerjasama dengan DUDI merupakan langkah awal dalam mewujudkan program link and match, dimana pendidikan SMK tidak tercerabut dari dunia realitas. Maka pada kesempatan ini BBPPMPV Seni dan Budaya mengundang para pakar pada bidangnya yakni mitra-mitra dari DUDI untuk bekerjasama guna meningkatan kompetensi guru bidang seni dan budaya yang menjadi tanggung BBPPMPV Seni dan Budaya.

Pendidikan SMK dimaksudkan agar lulusan benar-benar bisa terserap di dunia kerja dan memiliki ketrampilan serta karakter sesuai yang diharapkan dunia kerja. Sehingga perlu kerja sama antara dunia pendidikan dengan DUDI. Tujuan pendidikan nasional akan tercapai apabila semua komponen turut ambil bagian. Siapa lagi yang akan memikirkan kemajuan pendidikan nasional, jika bukan kita semua.

Jika ikut ambil bagian maka akan menjadi torehan emas bahwa DUDI turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Mari kita yakini apa yang kita lakukan ini bukan hal yang sia-sia. Semoga ini akan memberikan warna baru pada pendidikan vokasi khususnya bidan seni dan budaya. Kami berharap output dari Rakor ini akan ada persamaan persepsi yang dituangkan dalam MoU yang memberikan kemanfaatan bagi kemajuan pendidikan nasional. Mari kita sukseskan program link and match ini.

Program link and match itu pun mendapat sambutan positif para peserta Rakor dari DUDI. Johnny Hendarta dari DUDI bidang fotografi menilai, link and match ini adalah kebutuhan yang memang benar-bener sudah seharusnya dilaksanakan karena perubahan dan perkembangan industri begitu cepat dan guru SMK harus bisa mengikutinya. Contohnya di bidang fotografi, alat dan kebutuhan berubah terus seriring dengan perkembangan teknologi.

Hal senada diungkapkan Priyo Salim dari DUDI bidang Kriya Kreatif Logam dan Perhiasan yang melihat saat ini antara kualitas lulusan SMK dan kebutuhan industri masih ada gap. “Untuk itu program link and match ini dibutuhkan agar guru mempunyai kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang DUDI yang kemudian ditularkan kepada anak didiknya. Link and match merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi,” katanya.

Insan Kamil dari DUDI multimedia menilai program link and match sungguh luar biasa karena menghadirkan DUDI untuk membantu menyiapkan lulusan SMK yang benar-benar bisa terserap di dunia kerja. “Dengan melibatkan DUDI maka ilmu dan ketrampilan yang didapat para lulusan SMK bisa langsung diterapkan di dunia industri. Mereka akan mendapat bekal yang bisa memberikan nilai tambah terhadap profesi yang dijalani,” katanya. (agus susanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here