Home News WRC Sosialisasikan Pencegahan Korupsi Lewat Senam Massal

WRC Sosialisasikan Pencegahan Korupsi Lewat Senam Massal

1630
0
Koordinator Wilayah WRC K Hermawan Setiawan (ketiga kiri) menyerahkan piala kepada pemenang lomba dalam senam massal di Lapangan Karangwaru, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Minggu (23/2/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWA.COM – Banyak cara dilakukan orang atau lembaga untuk menyosialisasikan upaya pencegahan praktik korupsi. Dan Watch Relation of Corruption (WRC) DIY melakukan sosialisasi pencegahan korupsi melalui kegiatan senam massal di Lapangan Karangwaru, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Minggu (23/2/2020).

K Herman Setiawan, Koordinator Wilayah Watch Relation of Corruption (WRC) DIY sekaligus ketua panitia event, dalam rilis yang dikirim ke Redaksi Bernasnews.com, Senin (24/2/2020), mengatakan, sosialisasi upacaya pencegahan korupsi dimaksudkan agar berperan aktif mencegah korupsi atas dana pembangunan.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam pengawasan aset-aset negara yang sering diselewengkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Koordinator WRC K Herman Setiawan (kiri) menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba, Minggu (23/2/2020). Foto : Istimewa

Selain senam massal, dalam event yang diikuti ratusan warga itu juga diadakan lomba Aerobik yang diikuti oleh peserta senam sertar pentas seni antara lain menampilkan seni Kebaya Metal, Mustikaning Pertiwi, Pembacaan Puisi, lands dance dan sebagainya.

Di arena tersebut, aneka kuliner UMKM dari Nyawiji dan UMKM Tegalrejo menyediakan aneka jajanan dan kuliner nikmat dengan berbagai jenis. Panitia juga menyediakan berbagai doorprice untuk menambah daya tarik dan antusiasme warga untuk bertahan sampai selesai acara.

Ratusan warga mengikuti senam massal yang diadakan WRC di Lapangan Karangwaru, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Minggu (23/2/2020). Foto : Istimewa

Menurut K Herman Setiawan, dalam kegiatan tersebut juga dibagikan kartu nama Watch Relation of Corruption kepada warga yang hadir untuk memudahkan warga melakukan pelaporan bila masyarakat mempunyai bukti adanya tindak pidana korupsi oleh oknum oknum atas dana pembangunan wilayah ataupun penyalahgunaan aset-aset negara.

“Hal ini dimaksudkan agar seluruh masyarakat paham fungsi sosial sebagai pengawas mandiri. Dengan demikian diharapkan pencegahan korupsi bisa berjalan secara maksimal , efektif dan sesuai yang diharapkan,” kata Herman Setiawan. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here