Home News WRC DIY Kampanyekan Antikorupsi Lewat Senam Bersama

WRC DIY Kampanyekan Antikorupsi Lewat Senam Bersama

1153
0
Koordinator Watch Relation of Corruption DIY K Herman Setiawan (kedua dari kiri) foto bersama para pegiat antikorupsi WRC DIY. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Watch Relation of Corruption (WRC) DIY yang dimotori K Herman Setiawan selaku Koordinator Wilayah akan melakukan edukasi dan penyuluhan pencegahan korupsi melalui senam bersama dan pentas seni. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mempercepat pemberantasan tindak pidana korupsi sekaligus mencegah praktik korupsi.

K Herman Setiawan dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Rabu (12/2/2020) malam, mengatakan, edukasi dan penyuluhan melalui kegiatan bertajuk Senam Bersama Watch Relation of Corruption DIY itu akan diadakan di Lapangan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Minggu (23/2/2020) mulai pukul 06.30 sampai selesai itu dengan sasaran masyarakat DIY.

“Panitia akan menyediakan banyak doorprize (hadiah kejutan). Selain senam agar lebih sehat, peserta juga bisa mengikuti lomba aerobik memperebutkan Piala Wakil Walikota dan uang pembinaan. Kegiatan ini juga akan dihibur dengan aneka kesenian lewat acara pentas seni dengan penampil mulai dari anak anak sampai lansia semua. Di arena kegiatan juga tersedia aneka macam kuliner dari peserta UMKM lokal maupun dari Nyawiji. Mereka semua berusaha menampilkan yang terbaik,” kata K Herman Setiawan.

Para pegiat antikorupsi WRC DIY. Foto : Istimewa

Dikatakan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak seperti Pemda DIY, DPRD DIY, Polda DIY, Pengadilan Tinggi, Kejaksaan Tinggi, Kesbangpol DIY, Pemkot Kota, DPRD Kota Yogyakarta, Polresta Kota Yogyakarta, Polsek Tegalrejo dan masyarakat DIY serta para pelaku usaha dan ormas/lembaga antikorupsi, antinarkoba dan LPK-RI.

“Mereka semua berperan aktif dalam sinergitas bersama guna melakukan pencegahan Korupsi yang menjadi musuh bersama,” kata Herman Setiawan.

Menurut Herman Setiawan, sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini antara lain adalah untuk membantu pemerintah dalam upaya percepatan pemberantasan korupsi, dengan jalan mengedukasi masyarakat menjadi lebih melek mata terhadap berbagai tindak pidana korupsi di sekitarnya dan berani memberi laporan kepada Watch Relation of Corruption bila memiliki bukti yang kuat akan adanya tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan aset negara seperti: penjualan tanah tanah kas desa oleh oknum tertentu, penyalahgunaan dana desa, kelurahan, kecamatan, dinas-dinas.

Selain itu, untuk mendorong keterbukaan informasi yang menjadi hak publik yang selama ini belum secara mudah diakses warga. Kemudian adanya proyek mangkrak yang menimbulkan masalah di wilayah dan kegiatan yang ada di anggaran tapi tidak dilaksanakan.

“Ini merupakan contoh-contoh tindakan korupsi dan masyarakat diharapkan bisa turut serta menjadi bagian dari pengawasan tersebut dan berani melapor kepada Watch Relation of Corruption bila mempunyai bukti yang kuat. Watch Relation of Corruption bersama Polda, Pengadilan Tinggi dan Kejaksaan Tinggi selalu berkoordinasi terkait temuan yang ada dan Watch Relation of Corruption menjamin kerahasiaan pelapor,” kata Herman Setiawan. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here