Home News Wisata Rahayu River Tubing Kebumen Dihiasi Tanaman Bunga Tabebuya

Wisata Rahayu River Tubing Kebumen Dihiasi Tanaman Bunga Tabebuya

382
0
Giat penanaman pohon, di sepanjang aliran sungai Wadaslintang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dalam rangka Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) Tahun 2020, Kamis (26/11/2020). Foto: Kiriman Heri Purnomo.

BERNASNEWS.COM — Dalam rangka memperingatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) atau saat ini dikenal dengan istilah Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) Tahun 2020, Disperkim LH Kabupaten Kebumen beserta Forkopimcam Padureso melaksanakan penanaman pohon, di sepanjang aliran sungai Wadaslintang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Sekretaris Dinas Disperkim LH Kabupaten Kebumen Sri Pambudi, MSc saat menyampaikan sambutan. (Foto: Kiriman Heri Purnomo)

Hadir dalam rangkaian peringatan tersebut, Kepala Disperkim LH yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Sri Pambudi, MSc, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kebumen Haryono Wahyudi, ST MT, Camat Padureso Drs. Anton Purwanto, dan Jajaran Forkopimcam Padureso.

“Lokasi penanaman dipusatkan di dermaga finish Rahayu River Tubing Desa Rahayu dan bantaran sungai Wadaslintang yang merupakan jalur wisata Rahayu River Tubing dan Sendal Explore. Jenis tanaman yang ditanam cukup beragam mulai dari tanaman konservasi, tanaman hias dan tanaman buah-buahan,” jelas Heri Purnomo selaku Sekcam Kecamatan Padureso di sela-sela kegiatan, Kamis (26/11/2020).

Sekretaris Dinas Disperkim LH Kabupaten Kebumen Sri Pambudi, MSc berpartisipasi menaman pohon. (Foto: Kiriman Heri Purnomo)
Camat Padureso Drs. Anton Purwanto ikut berpartisipasi menanam pohon dalam kegiatan GNPDAS 2020. (Foto: Kiriman Heri Purnomo)

Dikatakan, untuk menjaga kelestarian alam di sekitar sungai ditanami bambu petung, aren, beringin dan gayam. Tanaman produksi berupa kelengkeng, durian, jambu biji, rambutan dan mangga akan ditanam di sekitar Embung Rahayu dan sebagian di lokasi wisata. “Sedangkan tanaman hias berupa bunga tabebuya akan ditanam di pinggir jalan menuju kawasan wisata serta di sekitar embung. Secara  keseluruhan jumlah bibit yang akan ditanam di Desa Rahayu sebanyak 2.488 batang pohon,” ungkap Heri.

Aparat POLRI dan TNI setempat ikut bahu membahu menanam pohon dlam kegiatan GNPDAS 2020. (Foto: Kiriman Heri Purnomo)

Menurut Heri Purnomo, dipilihnya Desa Rahayu sebagai lokasi GNPDAS tahun ini, selain karena letaknya yang dekat dengan Waduk Wadaslintang. Juga karena desa ini merupakan daerah rawan bencana. Aliran waduk yang sebagian digunakan sebagai sumber air baku oleh PDAB dan PDAM perlu konservasi untuk menjaga kelestariannya.

Suasana giat GNPDAS 2020 di sepanjang aliran sungai Wadaslintang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (26/11/2020). Foto: Kiriman Heri Purnomo.

Diharapkan dengan kegiatan GNPDAS Tahun 2020 di Desa Rahayu, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga ekosistem lingkungan. “Kesejahteraan masyarakat sekitar semakin meningkat karena adanya pohon produksi dan kawasan wisata di Desa Rahayu semakin indah dengan adanya tanaman hias bunga tabebuya,” pungkas Heri Purnomo. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here