Home News Waspadai Cuaca Ekstrem di DIY pada Puncak Musim Hujan

Waspadai Cuaca Ekstrem di DIY pada Puncak Musim Hujan

267
0
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi saat mendatangi SMPN I Turi, Sleman, Jumat (21/2/2020) malam. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM РBadan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau masyarakat agar tetap mewaspada potensi kejadian cuaca ekstrim, yaitu hujan lebat disertai kilat petir dan angin kencang, atau pun hujan dengan durasi yang panjang, karena dapat berdampak terjadinya longsor, banjir dan banjir bandang. Kondisi cuaca ekstrim tersebut dipicu oleh pertumbuhan awan-awan konvektif (awan cumulonimbus) secara intensif.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan Kepala Stasiun Klimatologi Sleman Yogyakarta Reni Kraningtyas SP MSi, Jumat (21/2/2020) malam, BMKG menyebutkan bahwa kejadian banjir bandang umumnya dipicu oleh hujan dengan intensitas lebat atau hujan berdurasi panjang, yang terjadi di hulu sungai. Kejadian banjir bandang ini sering ditandai dengan terlihatnya awan hitam tebal ke arah hulu sungai, meskipun cuaca di daerah hilir sungai cerah/ tidak hujan.

Seperti yang sudah disampaikan beberapa kali sebelumnya, BMKG telah memprediksi bahwa bulan Februari ini masih merupakan puncak musim hujan dan cuaca ekstrim masih akan terjadi sampai dengan bulan Maret 2020.

Oleh karena itu, masyarakat dan semua pihak dihimbau agar dapat menyesuaikan aktivitas dengan selalu memonitor info cuaca dan Peringatan Dini BMKG melalui berbagai kanal yang tersedia seperti Call Center 0274-2880151/52; Follow [email protected]; Instagram staklim_jogja; Telegram 08224009760 IklimYogya_bot dan www.bmkg.go.id. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here