Home News Warga Kepuharjo Miliki Sport Center

Warga Kepuharjo Miliki Sport Center

629
0
Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi disaksikan Dra Hj Kustini Sri Purnomo menandatangani prasasti menandai peresmian Kepuharjo Sport Center di hunian tetap (huntap) Pagerjurang selatan Merapi Golf Cangkringan, Sleman, Sabtu (15/8/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Warga Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Slemen mem Sport Center dengan nama Kepuharjo Sport Center (KSC). KSC yang berada di hunian tetatp (huntap0 Pagerjurang selatan Merapi Golf tersebut diresmikan oleh Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, Sabtu (15/8/2020).

“Pembangunan sport center ini menunjukkan adanya sinergitas antara pemerintah dan warga masyarakat Kepuharjo dalam melaksanakan pembangunan di wilayah. Selain itu, pembangunan KSC menunjukkan adanya semangat gotong royong dan kemandirian dalam menyelengarakan pembangunan di kalangan warga,” kata Bupati Sleman Sri Purnomo.

Dikatakan, KSCi merupakan pusat olahraga masyarakat, khususnya warga Kepuharjo. KSC tersebut akan menjadi fasilitas dan sarana berkegiatan bagi masyarakat baik, termasuk untuk mengukir prestasi. “Semoga ke depan banyak lahir bibit unggul dan berprestasi dari bumi Sembada,” harap bupati.

Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi bersama Dra Hj Kustini Sri Purnomo foto bersama panitia usai menandatangani prasasti menandai peresmian Kepuharjo Sport Center di hunian tetap (huntap) Pagerjurang selatan Merapi Golf Cangkringan, Sleman, Sabtu (15/8/2020). Foto : Istimewa

Menurut Bupati Sleman, pembangunan KSC sejalan dengan upaya Pemkab Sleman untuk mencipatakan masyarakat yang Iebih sehat yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kepuharjo khususnya pada kegiatan olahraga.

“Pada era tatanan kehidupan baru ini menjaga kesehatan adalah sesuatu yang sangat direkomendasikan. Oleh sebab itu dengan adanya KSC masyarakat dapat melaksanakan kegiatan olah raga dan memanfaatkan fasilitas yang ada dengan nyaman. Dan saya berpesan agar kegiatan olah raga yang diadakan di Kepuharjo Sport Centeri tetap melaksanakan standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” kata bupati.

Bupati juga meminta masyarakat agar menjaga dan memelihara Kepuharjo Sport canter yang telah dibangun dengan baik. Tugas dan tanggungjawab yang lebih berat telah menanti, yakni apabila ada kerusakan yang ditemui, sekecil apa pun, hendaknya segera diperbaiki. Dengan pemeliharaan yang baik maka sarana dan fasilitas ini akan dapat dimanfaatkan dalam kurun waktu yang cukup lama.

Sementara Ketua Panitia Pembangunan Kepuharjo Sport Center (KSC) Gani Sadat mengatakan, KSC akan menjadi pusat olahraga masyarakat, khususnya warga Kepuharjo. Saat ini tersedia dua lapangan yang bisa digunakan siapa saja dengan sistem sewa. Satu lapangan untuk sepak bola mini dan satu lapangan untuk futsal. K depan masih tahap pembangunan lapangan voli,” kata Gani Sadat dalam rilis yang diterima Bernasnews.com, Minggu (16/8/2020).

Menurut Gani Sadat, sistem sewa diterapkan karena pembangunan dan perawatan KSC memang membutuhkan dana yang cukup besar. Dengan dibangunnya KSC tersebut Gani berharap Kepuharjo memiliki sekolah bola sendiri. Ia juga berharap langkah tersebut dapat diikuti daerah lain di Kabupaten Sleman.

Dikatakan, KSC yang dibangun di atas tanah kas desa menghabiskan dana sampai saat ini hampir mencapai Rp 1 miliar yang berasal dari Dana Desa, BKK (Bantuan Keuangan Khusus) Pemda Sleman dan CSR (Corporate Social Responsibility) dari Petruk.

Untuk menggunakan fasilitas tersebut, tarif yang ditetapkan oleh Karang Taruna untuk sewa lapangan sebesar Rp 800.000 pada pukul 07.00-09.00 dan Rp 1 juta untuk jam 15.15-17.15. Tarif tersebut berlaku untuk lapangan sepak bola mini. Sedangkan untuk lapangan futsal tarif yang dipatok sebesar Rp 300.000 untuk jam 07.00-09.00 dan Rp 500.000 untuk jam 15.15-17.15.

Pembangunan KSC berawal tahun 2017 dengan menggunakan Dana Desa sebesar 178 juta dan dilanjutkan pada tahun 2018 menggunakan BKK dari Kabupaten Sleman sebesar 280 juta. Dan setelah itu dibangun sisi lapangan sebelah timur dan barat menggunakan dana CSR Koperasi Petruk sebesar Rp 420 juta.

“Kami akan bangun lapangan voli sebelah utara dan sekarang baru bangun kantor, ruang ganti dan gudang. Kami punya program untuk membangun cafe di belakang panggung. KSC ini dikelola oleh Karang Taruna dengan menyewakan lapangan sebelah timur ini,” kata Gani. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here