Home News Warga Blotan Gotong-royong Bersihkan Sungai Buntung

Warga Blotan Gotong-royong Bersihkan Sungai Buntung

727
0
Warga Pedukuhan Blotan, Kelurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman bergotong-royong membersihkan sampah plastik dan kotoran lain yang mencemari Sungai Buntung di pedukuhan setempat, Minggu (11/10/2020) pagi. (Foto: AG Irawan)

BERNASNEWS.COM – Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan memakai masker, warga Pedukuhan Blotan, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman terus bergiat membersihkan Sungai Buntung yang melewati barat pedukuhan setempat, Minggu (11/10/2020) pagi.

Acara bersih sungai diikuti sejumlah pegiat sungai yang lain di Sleman di antaranya dari Sungai Bedog, Winongo, Tambakbayan, Klanduhan, Pelang dan Sungai Kuning. Mereka tergabung dalam Forum Komunitas Sungai Sleman (FKSS). Hadir pula perangkat Desa Wedomartani serta jajaran muspika Ngemplak.

Menurut Ketua Komunitas Sungai Blotan Abdullah Lubis, kepedulian warga Pedukuhan Blotan pada kelestarian sungai sudah bagus. Hal ini terlihat dari keterlibatan semua warga dalam menjaga ekosistem sungai sepanjang wilayah pedukuhan. “Sebenarnya nama sungainya adalah Sungai Buntung. Hanya karena terletak di Pedukuhan Blotan, banyak orang menamakan Sungai Blotan,” terang Lubis di sela kerjabakti bersih sungai.

Warga setempat terus menjaga kelestarian ekosistem Sungai Buntung di Pedukuhan Blotan, Kelurahan Wedomartan, Kapanewin Ngemplak, Kabupaten Sleman, Minggu (11/10/2020). Foto: (AG Irawan)

Saat ini Lubis dan warga Blotan terus mengupayakan agar banyak orang tertarik untuk berwisata ke sungai. Maka sejumlah sarana pendukung di destinasi Ledok Blotan terus diperbaiki, mulai dari jogging track, toilet, warung makan, pendapa untuk pertemuan, juga sarana lain. “Tentu yang utama kebersihan aliran sungai harus terus dijaga dengan secara rutin kami bersihkan dari sampah plastik dan sampah lainnya,” ungkap Lubis.

Pegiat sungai Bedog Lestari, Kaliabu, Gamping, Sumini atau biasa disapa Mbak Minul yang turut hadir mengapresiasi warga setempat yang terus peduli dengan sungai. “Gerakan bersama-sama warga dalam membersihkan dan merawat sungai seperti di Blotan ini sangat bagus. Semua kompak,” kata Mbak Minul.

Hal senada disampaikan pengurus Karang Taruna Wedomartani “Parikesit” Restu Wahyuni yang turut hadir bersama sejumlah rekan-rekannya sekaligus terlibat dalam kerjabakti sungai. “Kami sangat mendukung kegiatan bersih sungai ini. Apalagi banyak anak-anak muda yang peduli dengan lingkungan,” katanya.

Bekerjasama dengan DLH Sleman, sampah dari bersih sungai diangkut ke TPST Piyungan, Minggu (11/10/2020) pagi. (Foto: AG Irawan)

Sedang Pengurus Saka Kalpataru Kabupaten Sleman Yusuf Wijayanto mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan bersih sungai. “Ini sangat bagus. Jika ada giat bersih sungai, kami dari teman-teman Pramuka khususnya Saka Kalpataru Sleman ingin terus dilibatkan,” kaya Yusuf.

Kegiatan bersih sungai di Kabupaten Sleman merupakan program kemitraan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman dan FKSS yang sudah dilaksanakan sejak 2018. Programasi ini ingin mengajak keterlibatan masyarakat pinggir sungai agar terus peduli dengan kelestarian ekosistem sungai, mulai dari merawat dan menjaga keberadaan mata air, melindungi aliran sungai dari sumber pencemar, memelihara biota (ikan) endemik, hingga menanam serta mempertahankan keberadaan tumbuhan endemik yang bersifat konservasi air dan tanah di sepanjang bantaran sungai. (AG Irawan, penulis lepas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here