Home News Wagub DIY Minta Syarat Tes PCR dan Antigen Dihapus bagi Penumpang yang...

Wagub DIY Minta Syarat Tes PCR dan Antigen Dihapus bagi Penumpang yang Sudah Divaksin

204
0
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X. Foto: Humas Pemda DIY

BERNASNEWS.COM – Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X berharap persyaratan perjalanan seperti tes PCR dan antigen bisa dihapuskan bagi penumpang yang telah melaksanakan vaksinasi dua kali. Selain itu, pemerintah pusat perlu menaikkan level kelas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang melayani 2 bandara di DIY yang saat ini masih berstatus kelas IV.

“Mohon pertimbangan agar bisa menaikkan status kelas KKP sehingga kami bisa memberdayakan SDM dan fasilitas pengecekan kesehatan penumpang dengan maksimal,” kata Wagub DIY Paku Alam X yang mewakili Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Rakor Penggunaan Peduli Lindungi Sektor Transportasi secara daring, Minggu (22/8/2021) sore.

Rakor yang dipimpin Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarvest) RI Luhut Binsar Pandjaitan secara daring ini diikuti Wagub DIY dari Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan Yogyakarta didampingi Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji bersama beberapa Kepala OPD DIY. 

Pada kesempatan itu, Wagub DIY mengatakan bahwa saat ini keberadaan SDM yang melakukan pengecekan kesehatan di bandara masih terbatas. Karena itu, dengan bertambahnya personil diharapkan teknis operasional pengecekan penumpang menjadi lebih cepat dan efisien.

Paku Alam X juga mengharapkan seluruh fasilitas laboratorium bisa memasukan data calon penumpang sesegera mungkin dan memasukkan fasilitas laboratorium ke dalam sistem NAR Kementerian Kesehatan RI. Selain itu, persyaratan perjalanan seperti PCR dan antigen dapat dihapuskan bagi penumpang yang telah melaksanakan vaksinasi dua kali.

Sementara Menkomarvest Luhut Pandjaitan mengharapkan pemerintah daerah memaksimalkan upaya agar pendatang atau penumpang yang masuk ke wilayahnya melalui KKP bandara, sudah mengunduh aplikasi pedulilindungi.id. Selain itu, aplikasi ini dapat terintegrasi dengan seluruh moda transportasi sesegera mungkin.

“Saya ingin per 28 Agustus 2021 aplikasi pedulilindungi.id sudah harus terintegrasi dengan semua moda perhubungan baik darat, laut maupun udara,” kata Luhut yang dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY, Minggu (22/8/2021).

Sementara Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji mengharapkan semua penumpang atau pendatang ke DIY yang menggunakn moda transportasi apapun sebaiknya sudah divaksin. Dan yang pertama mengusulkan syarat itu dari bandara.

Namun, masalahnya karena penumpang yang sudah divaksin atau PCR tidak segera diintegrasikan oleh petugas ke sistem New All Records (NAR). “Ini kadang jadi masalah karena NAR terintegrasi ke pedulilindungi.id sebagai persyaratan penerbangan. Karena itu, hal tersebut menjadi perhatian bersama agar teman-teman di laboratorium segera memasukkan data ke NAR. Sehingg etika penumpang membuka NAR, sertifikat vaksinny sudah bisa terlihat,” kata Kadarmanta Aji. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here