Home Opini Virus Corona Menguatkan Revolusi Industri 4.0

Virus Corona Menguatkan Revolusi Industri 4.0

601
0
Dr Jumadi SE MM, Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram dan Ketua Ikatan Dosen Republik Indonesia Wilayah DIY)

BERNASNEWS.COM – Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi virus Corona yang dirasakan oleh seluruh dunia telah mengubah segala aspek kehidupan bangsa-bangsa di dunia termasuk Indonesia.

Betapa tidak. Hal-hal yang dulunya nyaris tidak terpikirkan apakah bisa melakukan terhadap suatu aktivitas tertentu ternyata dengan pandemi virus Corona ini semuanya dapat terjadi. Mulai dari bidang pendidikan yang awalnya masyarakat akademik masih enggan untuk melakukan kuliah daring karena alasan keterbatasan kemampuan, kurangnya sarana, minimnya minat namun itu semua termentahkan dengan pandemi virus Corona ini.

Dalam bidang bisnis semuanya sudah terbukti bahwa hampir semua yang tadinya belum menjalankan bisnis online dapat ber-evolusi menuju bisnis online termasuk di pasar tradisional di beberapa wilayah. Ternyata setiap kejadian itu pasti ada hikmahnya.

Pertanyaannya, di saat seperti ini siapakah yang dapat mengambilnya? Ya hanya orang yang kreatif dan inovatif yang akan dapat mengambil atau menangkapnya yang mengubah kelemahan menjadi kekuatan dan ancaman menjadi peluang. Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pelajaran yang berharga untuk bangsa Indonesia.

Indonesia yang dianugerahi dengan gususan pulau yang jumlahnya ribuan tentu saja dengan segala kesuburan tanahnya dan berbagai kandungan mineral di dalamnya belum seluruhnya dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat karena keterbatasan teknologi yang digunakan untuk mengeksplorasinya.

Indonesia dengan luas wilayah yang dimiliki selain kandungan mineral juga mempunyai potensi industri yang luar biasa besar yaitu industri berbasis pada pertanian, perkebunan, kelautan aneka tambang dan lain sebagainya. Namun potensi yang sangat besar tersebut belum dapat dioptimalkan juga.

Sebagai contoh dalam industri pertanian, umumnya produktivitas petani di Indonesia dapat dibilang masih rendah. Hal ini disebabkan karena petani di Indonesia rata-rata bukan usia produktif dan proses produksi yang digunakan masih tradisional. Mengapa hal ini dapat terjadi, karena para milenial enggan untuk menjadikan petani sebagai profesi yang bergengsi untuk digeluti. Karena pertanian identik dengan lumpur yang kotor serta aktivitas yang tradisional dengan pendapatan yang tidak menjanjikan.

Oleh karena itu segalanya dapat diubah dengan momen ini yaitu bahwa seakan pandemi Corona ini menguatkan revolusi Industri 4.0 tidak hanya di bidang bisnis ritail, jasa transportasi, keuangan, pengiriman barang, kesehatan, makanan tetapi juga dalam industri di bidang pertanian di Indonesia.

Bagaimana mewujudkan dalam bidang pertanian? Untuk dapat menarik minat anak muda menggeluti bidang pertanian maka industri pertanian di Indonesia idealnya mengikuti proses produksi dengan konsep digitalization of production atau konsep produksi bidang pertanian yang berbasis teknologi digital.

Bagaimana contoh riilnya, dengan adanya pandemi Corona banyak daerah yang mendesain drone untuk menyemprotkan disinfektan di berbagai sudut kota. Iide ini dapat dikembangkan dalam industri pertanian yaitu bahwa teknologi drone ini dapat digunakan untuk menyemprotkan pestisida untuk pemberantas hama bagi produk pertanian serta dapat dirancang untuk pengairan jenis-jenis tanaman tertentu sesuai dengan karakterisiknya.

Jika hal ini dapat dimobilisasi dalam praktek dan penggunaannya maka petani melienial akan tumbuh dengan signifikan. Teknologi seperti ini dapat digunakan untuk daerah yang sulit dalam penyediaan air bahkan sulit dalam menjangkau medan pertaniannya.

Dengan pemanfaatan digitalization of sustainable production dalam industri ini dapat menjadikan industri pertanian di Indonesia menjadi industri yang diminati oleh kalangan milenial.

Jika konsep tersebut diimplementasikan maka industri ini menjadi industri yang moderen, tidak terkesan kotor, menghasilkan dan tentu saja dapat menjadi profesi yang membanggakan dan sustainable karena industri ini merupakan industri yang dapat menjaga keseimbangan alam yang meliputi air, tanah dan makluk hidup termasuk di dalamnya manusia. (Dr Jumadi SE MM, Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UWM, Wakil Rektor I Universitas Widya Mataram dan Ketua Ikatan Dosen Republik Indonesia Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here