Home Opini Virus Corona dan Bangsa Rempah-rempah

Virus Corona dan Bangsa Rempah-rempah

779
0
Rb Dwi Wahyu Budiantoro SPd MSi, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY. Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan virus Corona sebagai pandemi. Itu artinya, virus ini telah menyebar dan menjangkiti wilayah global. Dimulai dari Wuhan, Tiongkok, virus yang diberi nama Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini menyebar ke berbagai belahan dunia, tanpa terkecuali.

Di DIY ada satu pasien positif Corona. Merujuk data Posko Terpadu Pencegahan dan Penanganan Pandemi Provinsi DIY per 16 Maret 2020 dari 22 orang yang sudah diperiksa, 12 di antaranya dinyatakan negatif dan 9 lainnya masih proses di laboratorium.

Kita berharap bahwa tidak ada lagi warga yang terjangkit virus corona ini. Dalam kondisi seperti ini kita harus tetap waspada, menjaga diri dan keluarga kita tanpa harus panik berlebihan. Kita harus tetap yakin bahwa setiap cobaan pasti akan berlalu.

Menurut Data WHO, hingga awal Maret, lebih dari 68 ribu orang dari total 126 ribu lebih penderita sudah dinyatakan sembuh. Bahkan dinyatakan pula bahwa 80 persen pasien dapat sembuh tanpa membutuhkan perawatan khusus.

Dunia memang belum menemukan vaksin atau pengobatan spesifik untuk menangkal virus Corona. Namun demikian, gejala yang disebabkan oleh virus tetap dapat diobati. Menurut para pakar kesehatan, penyembuhan virus sangat dipengaruhi oleh kondisi daya tahan tubuh masing-masing orang. Artinya, semakin baik kondisi tubuh, semakin baik pula tubuh mengantisipasi virus Corona.

Apa yang perlu dilakukan? Saya turut mengapresiasi langkah pemerintah Republik Indonesia yang secara serius dan efektif menangani penyebaran Covid-19 di Indonesia. Termasuk telah bergeraknya gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di bawah komando Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penangangan pandemi Covid-19 memang harus dilakukan bersama-sama, sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan seluruh elemen bangsa. Pertama, kita tidak perlu cemas dan panik. Ubah rasa panik itu dengan terus menjaga kondisi kesehatan diri kita, keluarga dan komunitas terdekat. Tumbuhkan rasa tenang dan aman. Saling dukung dan bantu.

Kedua, selalu memantau informasi dan imbuan terbaru dari pihak yang berwenang dan sumber yang terpercaya. Hindari informasi kibul (hoax) yang tidak jelas asal-usulnya. Tak dapat dipungkiri, melalui media sosial dan grup percakapan online informasi dengan cepat menyebar. Tugas kita selanjutnya ialah menyaring dan memastikan bahwa informasi itu tepat dan terpercaya.

Ketiga, terus jaga kondisi tubuh supaya tetap fit dan bugar. Pastikan masing-masing kita, istirahat yang cukup, rajin cuci tangan dengan sabun, minum air putih minimal 8 gelas sehari serta konsumsi makanan bergizi, juga konsumi rempah-rempah atau empon-empon untuk mendukung sistem imun dan daya tahan tubuh.

Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr Mangestuti Agil dan Guru Besar Biologi Molekular Prof CA Nidon mengajak masyarakat kembali mengoptimalkan rempah tradisional atau empon-empon sebagai upaya untuk terhindar dari virus corona. (Dwi Wahyu B SPd MSi, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY dan Pimpinan Komisi B DPRD DIY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here