Home Olahraga UWM Ngepit Bareng #001, Gowes Sehat dan Bangun Keguyuban

UWM Ngepit Bareng #001, Gowes Sehat dan Bangun Keguyuban

45
0
Jajaran Pimpinan Universitas Widya Mataram (UWM) gelar kegiatan Ngepit Bareng edisi pertama (Ngepit Bareng #001), Minggu (15/11/2020), start dari Kampus UWM Yogyakarta menuju destinasi wisata Embung Potorono, Banguntapan, Bantul. (Foto: Kiriman Humas UWM)

BERNASNEWS.COM — Fenomena gowes bareng di tengah pandemi Covid-19 semakin banyak bermunculan yang dilakukan komunitas masyarakat. Gowes atau aktivitas olahraga bersepeda ini bisa dimaknai positif sepanjang mengikuti protokol kesehatan. Berbagai komunitas gowes yang dibentuk bukan sekadar untuk menjaga kesehatan, tetapi juga untuk kebersamaan dengan mengusung tema tertentu. Misalnya, untuk mendukung promosi wisata, kunjungan heritage, mengenali lingkungan alam, museum, kampus,  kuliner, dan lain sebagainya.

Jajaran Pimpinan Universitas Widya Mataram (UWM) saat persiapan start dalam kegiatan UWM Ngepit Bareng #001, Minggu (15/11/2020), di Kampus UWM, Yogyakarta. (Foto: Kiriman Humas UWM)

Seperti halnya yang dilakukan oleh Jajaran Pimpinan Universitas Widya Mataram (UWM). Gowes sebagai kegiatan Ngepit Bareng edisi pertama (Ngepit Bareng #001) diikuti para pimpinan universitas dan fakultas , Minggu (15/11/2020). Gowes mengambil start dari kampus UWM dengan tujuan destinasi Embung Potorono, Banguntapan, Bantul, DIY. Ngepit Bareng dilakukan dengan standar protokol sehingga meminimalisir resiko penyebaran dan kemungkinan terpapar virus.

Peserta gowes UWM Ngepit Bareng #001 foto bersama di destinasi wisata Embung Potorono, Banguntapan, Bantul. (Foto: Kiriman Humas UWM)

“Batasi peserta, dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Selama gowes, bila perlu juga ditambah protokol kelompok. Misalnya, membawa semua kebutuhan pribadi. Jika makan bersama, tetap menjaga jarak,” kata Prof. Edy yang memimpin ngepit bareng itu.

Selama gowes, lanjut Prof. Edy, jangan membawa beban kantor, namun lebih membangun suasana santai, kekeluargaan, guyub dan rukun. Selalu ada tema dalam setiap gowes, sehingga ada pembelajaran dan nilai promotif. “Nah kalau kita sebagai insan akademis, gowesnya membangun kebersamaaan sehingga masuk kantor hari Senin siap berkarya kembali dengan segar dan bahagia,” tutup Rektor UWM. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here