Home Pendidikan UKK 2021 SMKN 3 Jogja Libatkan 11 Penguji Eksternal DUDIKA

UKK 2021 SMKN 3 Jogja Libatkan 11 Penguji Eksternal DUDIKA

173
0
Salah satu siswa SMKN 3 Yogyakarta peserta UKK saat mengoperasikan sebuah mesin inventaris sekolah. (Foto: Kiriman Maruli Darmawan)

BERNASNEWS.COM — SMK Negeri 3 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), tanggal 5 sampai dengan 30 April 2021, Jam 7:30 -15:30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 531 siswa kelas XII, dengan tatap muka secara terbatas dengan menerapkan kehadiran siswa perkelas sejumlah 10-16 siswa.

“Tatap muka secara terbatas untuk memenuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. UKK tahun ini dengan menggunakan sistem UKK Mandiri untuk 8 Kompetensi keahlian,” terang Maryuli Darmawan selaku Wakil Kepala Sekolah Uruusan Kurikulum SMKN 3 Yogyakarta, di sela-sela kegiatan, Senin (5/4/2021).

Dikatakan, uji kompetensi keahlian untuk kali ini melibatkan 11 penguji eksternal atau dari luar sekolah, dari dunia usaha dunia industri dan dunia kerja (DUDIKA). Tim penguji diantaranya, Ir Johanis Suhili dari PT. Arss Baru untuk desain pemodelan dan informasi bangunan, bisnis konstruksi dan properti (DPIB-BKP), S. Edy Yudanto, ST dari CV AZ Yogyakarta, Sulaksana, ST dari CV. Jaya Binangun, Wurdiyanto, ST dari PT. Adhi Citra Mulai untuk teknik instalasi teknik listrik (TITL).

Salah satu kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMKN 3 Yogyakarta. (Foto: Kiriman Maruli Darmawan)

Lanjut Maryuli, Joko Pranolo, ST dari Eldorado Elektronik untuk teknik audio video (TAV), H. Yuliyanto, BE dari CV Karya Perkasas Jogja, Dr. B. Sentot dari UNY untuk teknik pemesinan (TP), Suwardi dari Mitra Barokah untuk teknik kendaraan ringan otomotif (TKRO), Sofingi Dwi. P, SKom  dari CV. Pixel Media untuk Multimedia, serta Dodi Prasetyo U, ST dari PT. Wahana Lintas Nusa Persada untuk teknik komputer dan jaringan (TKJ).

Persyaratan penguji DUDIKA minimal 3 tahun berturut turut dipergunakan untuk PKL siswa SMKN 3 Yogyakarta, dengan masa kerja penguji minimal 5 tahun sesuai kompetensi keahlian, beriajasah minimal D3. “Untuk penguji internal masa kerja minimal 5 tahun, bersertifikat kompetensi keahlian lebih diutamakan bersertifikat assessor kompetensi dari BNSP,” ungkap Maryuli.

Peningkatan  untuk tahun ini khusus kompetensi keahlian TKJ-MM-TP juga menerapkan UKK sistem LSP-P1 SMKN 3 Yogyakarta. Karena tahun ini mendapat 3 paket bantuan untuk 60 siswa. “Walaupun begitu untuk semua siswa TKJ-MM diikut sertakan semua,” ujarnya.

Artinya 40 siswa dengan bantuan PSKK BNSP, 20 siswa mandiri. Sedang untuk DPIB dan BKP melaksanakan UKK dengan LSP –P3 Kementrian PUPR. “Siswa yang lulus akan mendapat 2 sertifikat baik dari DUDIKA maupun dari LSP, sehingga dapat menjadi bekal untuk melamar pekerjaan lembaga sertifikasi profesi,” tutup Maryuli Darmawan. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here