Home Pendidikan UTY Sosialisasi Higiene Sanitasi dan Food Safety

UTY Sosialisasi Higiene Sanitasi dan Food Safety

14764
0
Program Pengembangan Kewirausahaan Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Senin (21/10/2019), mengadakan sosialisasi mengenai kesehatan makanan, di Ruang Sidang Lantai 3, Kampus UTY, Sleman. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Program Pengembangan Kewirausahaan  Universitas Teknologi Yogyakarta  (UTY), Senin (21/10/2019),  mengadakan sosialisasi mengenai kesehatan makanan, di Ruang Sidang Lantai 3 Kampus UTY, Sleman. Kegiatan yang bertemakan “Sosialisasi Higiene Sanitasi dan Food Safety Usaha Kuliner” ini, dihadiri oleh dosen pengampu dan mahasiswa yang menempuh mata kuliah kewirasuhaan.

Lebih kurang 150 peserta hadir dalam acara tersebut. Juga turut mendukung dosen pengampu kewirasuahaan UTY, yakni Prof. Dr. Hj. Zulhawati, MM, Dra. Puji Astuti, MM, dan Septi Diana Sari, S.E, MM. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk membekali mahasiswa yang aktif berwirausaha di bidang kuliner, agar mendapatkan pengetahuan mengenai kesehatan makanan.

“Pasalnya, selama ini pengelolaan makanan sehat yang dipasarkan, masih belum memenuhi kriteria higinis dan menyehatkan. Higinis berarti mengarah kepada kebersihan, sementara makanan sehat, harus memenuhi standar gizi yang terkandung di dalam makanan yang dipasarkan,” terang Ifah Rofiqoh selaku Koordinator Program Pengembangan Kewirausahaan UTY kepada Bernasnwes.com beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang terlaksana dari dana hibah Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) tahun 2019 ini, menggandeng Kepala Seksi Farmasi dan Kesehatan Makanan Minuman Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Gunanto, S.KM, M.Sc sebagai pemateri.

Ifah Rofiqoh sebagai Koordinator Program Pengembangan Kewirausahaan UTY, menyampaikan terima kasih kepada Ristek Diktik atas dana hibah yang diberikan sehingga kegiatan sosialisasi ini dapat berlangsung. ”Melalui sosialisasi semacam ini, dapat menumbuhkembangkan semangat entrepreuner kepada generasi muda, terutama di kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Gunanto menyampaikan mengenai pentingnya produk makanan bersih dan sehat. “Dinas Kesehatan mempunyai tugas untuk memantau dan mengawasi produk makanan yang bersih dan sehat. Setiap produk yang tidak sesuai dengan standar kesehatan, dapat ditarik izin dan peredarannya di masyarakat,” tukasnya. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here