Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomePendidikanUPNVY Bentengi Mahasiswa dari Terkikisnya Nasionalisme

UPNVY Bentengi Mahasiswa dari Terkikisnya Nasionalisme

BERNASNEWS.COM —Era Revolusi Industri 4.0 telah mengubah cara hidup, cara bekerja dan cara berhubungan satu sama lain. Era ini tidak saja membuka berbagai peluang untuk meningkatkan daya saing karena masuknya berbagai pemikiran dan paham secara lebih bebas, tapi juga berpotensi masuknya pemikiran dan paham yang dapat pula bertentangan dengan ideologi negara.

Karena itu program PKK Bela Negara dengan tema “Mewujudkan Mahasiswa Berkarakter Bela Negara Menghadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0” sangat tepat mampu membentengi para mahasiswa dari terkikisnya rasa nasionalisme dalam rangka meningkatkan daya saing di tingkat global di tengah peluang yang diciptakan oleh RI 4.0.

“Kampus ini juga terus mengembangkan nilai penting berupa disiplin, kejuangan dan kreativitas bagi semua sivitas akademika dan pegawainya,” kata Dr Irhas Effendi MS, Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta, pada Sidang senat terbuka menandai peresmian penerimaan mahasiswa baru UPNVY tahun akademik 2019/2020 di Gedung Auditorium WR Supratman UPN “Veteran” Yogyakarta, Rabu (14/8/2019).

Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta Dr Irhas Effendi MS saat berpidato, pada Sidang Senat Terbuka menandai peresmian penerimaan mahasiswa baru UPNVY tahun akademik 2019/2020 di Gedung Auditorium WR Supratman UPN “Veteran” Yogyakarta, Rabu (14/8/2019). Foto : Humas UPNVY

Dikatakan, nilai Bela Negara yang menekankan pada cinta Tanah Air, sadar berbangsa dan bernegara, meyakini Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal fisik dan psikis sebagai kader bela negara, diharapkan mampu membentengi para mahasiswa dari terkikisnya rasa nasionalisme dalam rangka meningkatkan daya saing di tingkat global di tengah peluang yang diciptakan oleh RI 4.0. “Kampus ini juga terus mengembangkan nilai penting berupa disiplin, kejuangan dan kreativitas bagi semua sivitas akademika dan pegawai,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rektor UPNVY juga mengimbau para mahasiswa baru untuk bergabung dengan 52 Organisasi Kemahasiswaan (26 UKM dan 30 OK) untuk mengembangkan kemampuan bersosialisasi dan berorganisasi. Dengan mengikuti organisasi kemahasiswaan, secara tidak langsung softskill para mahasiswa juga akan berkembang.

Para mahasiswa baru UPN “Veteran” Yogyakarta saat mengikuti pembekalan tentang bela negara di Kampus UPNVY, Rabu (13/8/2019). Foto : Humas UPNVY

Sidang senat terbuka ini diikuti 3.280 mahasiswa baru yang diterima UPNVY tahun ini melalui seleksi yang cukup ketat, yang harus berjuang dengan sekitar 47.000 pendaftar atau dengan keketatan rata-rata 7 persen (yang artinya dari 100 pendaftar yang diterima 7 camaba ata 1:19) untuk seluruh skema penerimaan (SN, SB, SM).

Bahkan untuk kelompok sosial humaniora dalam SBMPTN UPN “Veteran” Yogyakarta tahun ini menempati peringkat pertama dari seluruh PTN di Indonesia, sedangkan saintek peringkat ke 7 (1:15). Selama tiga tahun terakhir baik di bidang Sains dan Teknologi maupun bidang Sosial Humaniora, UPN “Veteran” Yogyakarta menduduki 10 besar dalam rataan nilai mahasiswa yang diterima melalui SBMPTN dari seluruh PTN peserta Seleksi Bersama yang ada di Indonesia. “Hal ini menunjukkan kualitas input yang semakin baik. Untuk itu kami akan terus meningkatkan kualitas proses untuk mencapai kualitas output yang baik,” kata Rektor UPNVY. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments