Home Seni Budaya Upacara Abhiseka Pertama Kali Digelar di Candi Prambanan

Upacara Abhiseka Pertama Kali Digelar di Candi Prambanan

317
0
Foto ilustrasi penyelenggaraan kegiatan di Candi Prambanan, Yogyakarta. (Foto: Dok. Nur Kesawa)

BERNASNEWS.COM — Abhiseka adalah upacara pensucian dan peringatan diresmikannya Candi Prambanan oleh Rakai Pikatan Dyah Seladu pada “Wualung Gunung Sang Wiku” atau tahun 856 M untuk menandai puncak kekuasaan kerajaan Mataram Kuna.

Arkeolog Muda Nur Kesawa yang juga penggiat budaya agama Hindu, Selasa (5/11/2019), kepada Bernasnews.com, menjelaskan, dalam upacara Abhiseka akan diadakan upacara Maturpiuning, Pradaksina (mengelilingi candi Prambanan), arak – arakan api abadi Mrapen dan tirta dari 11 mata air. Dan acara puncak akan diadakan ritual pembersihan candi Prambanan dengan menggunakan sesaji dan ritual Manusuk Sima.

“Acara tersebut adalah hasil kajian dari Prasasti Masa Mataram Kuna dan acara akan diakhiri dengan penampilan Sendratari “Siwagrha” yang isinya menceritakan rekontruksi prasasti Candi Prambanan. Tahun ini adalah peringatan peresmian Candi Prambanan yang ke 1.163 tahun dan baru tahun ini diperingati,” terang Nur Kesawa.

Dalam perayaan tersebut akan dirayakan selama empat hari, yaitu pada Sabtu – Selasa, tanggal 9-12 November 2019, di altar Candi Prambanan. Hari pertama, Sabtu (9/11), pukul 18:00 WIB, dengan rangkaian acara adalah Matur Piuning, sebagai tanda kulonuwun kepada leluhur Prambanan akan diadakan upacara Abhiseka. Kemudian dilanjut dengan penampilan tari rejang sari, pertunjukan solah pengider baris wayang dan legong pengider.

“Pada hari Minggu (10/11), pukul 06:00 – 22:00 WIB, akan diadakan yoga, bersih-bersih candi, belajar menulis huruf Jawa Kuna. Dan pada acara malamnya akan disambung pertunjukan wayang beber dengan lakon “Kumbhokarno Gugur”, serta dilanjut dengan tari rejang teratai putih, dan agni hotra, juga pagelaran musik sakral,”jelasnya.

Hari Senin (11/11), mulai pukul 13:00 WIB akan ada pertemuan api abadi Mrapen dan 11 mata air. Arak-arakan mulai dari Candi Boko, depan Ramayana kemudian bertemu di pertigaan Candi Prambanan. Dan masuk ke venue disambut dengan penari sekarjagad, kemudian rombongan arak-arakan masuk ke halaman pertama candi dan melakukan ritual sembahyang dan Pradaksina. Kemudian malamnya akan ada pertunjukan tari kupu – kupu tarum, belibis, musik etnik sasando, dan penyalaan dipa dengan iringan genta pinandita yang menambah suasana sakral.

Sebagai acara puncak, Nur Kesawa menjelaskan, Selasa (12/11) dimulai pukul 14:00 WIB, berupa ritual Abhiseka yaitu sembahyang pembersihan. Adapun sesaji yang dipergunakan adalah sesaji yang disebutkan dalam 25 prasasti pada masa Mataram Hindu. Kemudian arak-arakan sesaji dari halaman pertama candi menuju venue di Wisnu Mandala dan akan disambut dengan sendratari Siwagrha yang menampilkan rekontruksi peresmian Candi Prambanan oleh Rakai Pikatan.

“Di tengah pagelaran sendratari akan ada ritual Manusuk Sima yang dilakukan oleh 16 pendeta Jawa dan Bali. Dalam acara puncak juga akan ada guest star penyanyi Trie Utami yang akan mengidung transkip prasaati Siwagrha,”imbuh Nur Kesawa. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here