Wednesday, May 18, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsUmat Katolik Tetap dan Selalu Setia pada Pancasila dan NKRI

Umat Katolik Tetap dan Selalu Setia pada Pancasila dan NKRI

BERNASNEWS.COM — Gereja Katolik di Indonesia yang menerapkan konsep 100 persen Katolik, 100 persen Indonesia bukan hanya pada tataran wacana semata, namun banyak gerak dan dinamika gereja dan umat Katolik benar-benar menunjukkan keterlibatan mulai dari pergerakan perjuangan kemerdekaan hingga saat mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan.

“Bila saat ini NKRI tengah dicobai dengan munculnya konsep ideologi lain selain Pancasila, Gereja dan Umat Katolik tetap menunjukkan kesetiaan terhadap Pancasila yang telah terbukti ampuh mempersatukan NKRI,” kata Romo Agustinus Suriawan Pr, Pastor Paroki St Paulus Pringgolayan, Bantul, selaku Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI di halaman gereja tersebut, Jumat (16/8/2019).

Dalam upacara bendera dengan Komandan Upacara Bambang Supriyanto yang juga Ketua RT setempat, Rm Ari mengajak umat dan peserta upacara pada peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI itu untuk berdoa agar Roh Kudus menerangi pemerintah untuk selalu bijak mempertahankan ketertiban pada rakyatnya dan arif dalam setiap keputusan.

“Kiranya Allah Bapa di surga juga melindungi keselamatan bangsa dan negara yang kita cintai ini, menjauhkan dari segala perpecahan serta meluputkan dari segala bahaya,” ucap Romo Ari seperti dikutip salah seorang peserta upacara yang juga umat Paroki St Paulus Pringgolayan Ben Senang Galus kepada Bernasnews.com, Jumat (16/8/2019) malam.

Sementara di Gereja St Petrus dan Paulus Babadan, Kec Ngemplak, Kabupaten Sleman dalam misa yang dipimpin Romo Sigit, Sabtu (17/8/2019) sore, sangat kental dengan nuansa peringatan HUT Kemerdekaan RI. Lagu Indah Tanahku dari Madah Bakti nomor 496 mengiringi romo bersama prodiakon dan putra altar memasuki gereja. Setelah romo berada di altar lalu seluruh umat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sementara lagu lagu penutup misa adalah lagu Hari Merdeka.

Romo Sigit pun tidak menyampaikan kotbah namun hanya membacakan Surat Gembala dari Uskup Keuskupan Agung Semarang Mgr Robertus Rubiatmoko terkait HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Dalam surat gembala yang dibacakan Romo Sigit, Mgr Robertus mengatakan bahwa tema HUT ke-74 RI : SDM Unggul Indonesia Maju yang dipilih selaras dengan pernyataan Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Presiden mengatakan bahwa kemajuan sebuah negara sangat tergantung pada kemampuan SDM. Selain itu, stabilitas sosial dan politik, manajemen pemerintahan, penguasaan ilmu pengetahun dan teknologi serta kreatifitas dan inovasi dari SDM-nya.

Dan Indonesia memiliki SDM yang sangat banyak, berpenduduk terbesar keempat di dunia, setelah China, India dan AS. Jumlah penduduk yang besar ini merupakan modal sosial yang sangat besar bagi Indonesia. Namun, masih sangat diperlukan perbaikan menyeluruh guna meningkatkan kualitas SDM karena berdasarkan hasil penelitian Bank Dunia 2018 kualitas SDM Indonesia berada di peringkat 87 dari 157 negara yang diteliti. “Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan,” kata Mgr Robertus.

Sementara Romo Ari yang mengutip bacaan dari Injil Mateus 22:15-21 Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah mengatakan bahwa Yesus mengajarkan pengikutNya menjadi warga negara yang baik, menjadi seorang nasionalis sejati di negeri dimana ia tinggal. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments