Home Olahraga Uji Coba Liga 1 dan Liga 2 Boleh Dihadiri Penonton dengan Syarat...

Uji Coba Liga 1 dan Liga 2 Boleh Dihadiri Penonton dengan Syarat Ini

75
0
Ilustrasi Polri izinkan uji coba Liga 1 dan Liga 2 dihadiri penonton dengan sejumlah syarat

BERNASNEWS.COM – Berita baik bagi para penggemar sepak bola pasalnya Polri memberi izin uji coba Liga 1 dan Liga 2 digelar dengan penonton secara langsung. Meski demikian, ada sejumlah syarat yang diterapkan dalam uji coba ini.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan meski sudah digelar dengan penonton, pelaksanaan uji coba Liga 1 dan Liga 2 masih akan digelar secara terbatas. Hal ini mengingat pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.

“Polri memberikan izin uji coba penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 dengan dihadiri penonton yang terbatas,” kata Dedi berdasarkan rilis yang diterima BERNASNEWS.COM pada Rabu, 15 Desember 2021.

Adapun alasan izin penonton ini diberikan lantaran tingginya antusiasme warga untuk menonton ajang olahraga sepak bola tersebut. Namun demikian, nantinya sejumlah aparat akan diterjunkan untuk melakukan pengawasan terkait protokol kesehatan.

“Kami melihat antusiasme yang begitu tinggi dari masyarakat terkait dengan pelaksanaan sepakbola di tanah air. Tetapi, kami tetap menekankan penerapan protokol kesehatan harus tetap dilakukan dengan ketat,” ujar Dedi.

Lebih lanjut, Dedi membeberkan apa saja syarat bagi masyarakat untuk menonton Liga 1 dan Liga 2. Nantinya penonton wajib mengenakan masker selama pertandingan berlangsung, memiliki akses aplikasi PeduliLindungi serta sudah mendapat dosis vaksin dua kali.

“Semua penonton, pemain, pihak sponsor hingga official harus benar-benar memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik,” ucap Dedi.

Izin uji coba terbatas ini diharapkan bisa dikoordinasikan dengan baik bersama berbagai pihak. Nantinya proses ini akan dilakukan evaluasi secara rutin.

“Tentunya, kami dari Polri akan terus melakukan evaluasi terkait dengan pelaksanaan. Sehingga, pelaksanaan tetap berjalan dengan baik namun faktor kesehatan harus tetap dikedepankan,” tutup Dedi. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here