Home Pendidikan UII Tak Mau Ambil Resiko sebagai Klaster Baru Covid-19

UII Tak Mau Ambil Resiko sebagai Klaster Baru Covid-19

75
0
Dr Drs Rohidin M.ag, Wakil Rektor III UII (tengah) didampingi Akbar Daffa Raharja (kedua dari kiri), Ketua Steering Committee PESONA TA'ARUF UII 2020, M Raditya Adhyaksa selaku Ketua Organizing Committee PESONA TA'ARUF UII 2020 (kanan) dan Pancar Setiabudi Ilham, Ketua Lembaga Eksekutif Mahasiswa UII (paling kiri) aat memberi keterangan kepada wartawan di GOR UII Kampus Terpadu UII, Minggu (13/9/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Wakil Rektor III UII Dr Drs Rohidin M.Ag mengatakan, kegiatan Pesona Ta’aruf UII 2020 dilakukan secara online karena UII tak mau ambil resiko menjadi klaster baru penyebaran/penularan Covid-19. Dan hal ini juga sesuai dengan Dokumen Panduan Kebijakan UII Terkait Covid-19 menuju tatanan baru UII.

Dalam panduan kebijakan tersebut, menurut Rohidin, UII membagi 3 masa yakni masa pandemi seperti sekarang, masa transisi dan masa tatanan baru UII. Pada masa pandemi, kegiatan secara offline atau langsung di kampus hanya 20 persen dan selebihnya atau 80 persen secara online. Kemudian pada masa transisi 50 persen kegiatan secara offline dan 50 persen online dan pada masa tatanan baru 100 persen secara offline atau semuanya langsung di kampus.

“Kegiatan offline pada masa pandemi maupun masa transisi tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat. Dan itupun kegiatan yang benar-benar hanya bisa dilakukan secara langsung seperti praktek di laboratorium MIP. Karena UII tak ingin mengambil resiko sebagai klaster baru penularan Covid-19. Kami ingin Uii zero kasus Covid-19,” tegas Rohidin terkait pelaksanaan Pesta UII 2020 kepada wartawan di Gedung Olah Raga (GOR) Ki Bagoes Hadikoesoemo, Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang Sleman, Minggu (13/9/2020).

Menurut Rohidin, masa tatanan baru UII dimana semua kegiatan dilaksanakan secara langsung di kampus seperti dalam keadaan normal sebelum pandemi Covid-19, mengikuti kebijakan secara nasional. Artinya, bila pemerintah pusat membolehkan dan menjamin keadaan sudah normal sehingga kegiatan bisa dilakukan secara langsung, maka UII akan mengikutinya.

“Dan tentu saja kebijakan itu dikeluarkan setelah ada vaksin yang mampu mencegah dan mengobati virus Corona,” kata Rohidin.

Meski dilakukan secara online atau daring (dalam jaringan), pelaksanaan kegiatan Pesona Ta’aruf (Pesta) mahasiswa baru UII tahun akademik 2020/2021 tetap diikuti dengan antusias. Ini terbukti, dari 6.000 lebih mahasiswa baru UII, sekitar 80 persen mengikuti kegiatan tersebut. Sementara yang tidak ikut kegiatan yang berlangsung sejak 9 September hingga Minggu (13/9/2020) tersebut karena tidak ada jaringan internet.

“Pelaksanaan Pesta UII 2020 secara online tetap efektif dan diikuti dengan antusias oleh mahasiswa baru. Bedanya, para mahasiswa tidak merasakan kebersamaan secara langsung seperti kegiatan Pesta secara offline. Selain itu, dalam Pesta secara online kali ini ada beberapa kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UII) ditiadakan,” kata Beni Suranto ST M.SoftEng, Direktur Pembinaan Kemahasiswaan UII.

Menurut Beni Suranto, Pesta UII 2020 dengan tema Mahasiswa UII Generasi Insan Ulil Albab sebagai Pondasi Tatanan Baru dimaksudkan untuk mengenalkan berbagai hal tentang UII kepada mahasiswa baru yaitu sejarah, nilai-nilai utama, visi dan misi, fasilitas, layanan dan berbagai hal terkait kegiatan kemahasiswaan (lembaga mahasiswa, UKM, prestasi mahasiswa).

Dalam Pesta kali ini, menurut Beni Suranto, juga disiapkan vitur virtual Tour Campus UII dimana mahasiswa bisa mengeksplorasi suasana lingkungan kampus UII secara virtual. “Panitia juga menyediakan aktivitas Konser Amal untuk menggalang donasi yang akan disumbangkan untuk penanganan Covid-19,” kata Beni Suranto. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here