Home News UII Bersama University of Rhode Island dan PolKesYo Berkolaborasi Edukasi Kesehatan Masyarakat

UII Bersama University of Rhode Island dan PolKesYo Berkolaborasi Edukasi Kesehatan Masyarakat

199
0
Para pejabat dan narasumber dari Jurusan Farmasi UII, PolKesYo dan dari URI USA foto bersama usai pembukaan J-Term 2020 di Kampus Jurusan Farmasi MIPA UII, Senin (7/1/2020). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Jurusan Farmasi Fakultas MIPA UII bekerja sama dengan University of Rhode Island (URI) USA dan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Yogyakarta (PolKesYo) berkolaborasi melakukan edukasi kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pengabdian masyarakat yang melibatkan 21 mahasiswa dari University of Rhode Island (URI) USA dan masing-masing 10 mahasiswa dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Yogyakarta (PolKesYo) dan Jurusan Farmasi MIPA UII.

Dalam kegiatan ini, masyarakat diedukasi tentang bagaimana pola hidup sehat untuk mengurangi komplikasi akibat diabetes dan hipertensi serta mengenali gejala awal stroke dan pencegahannya. Pemberian edukasi mengenai pola hidup sehat dan preventif juga dilakukan kepada masyarakat di Dusun Pelem, Harjobinangun, Pakem, Sleman sebagai bentuk kerja sama Farmasi UII dengan Sekolah Islam Afkaaruna.

Prof Kerri Ellis dari College of Nursing URI (tengah), Matt Bertin PhD (kdua dari kiri) seorang Assistant Professor of Biomedical and Pharmacentical Science dari College of Pharmacy URI dan Brook Ross (kedua dari kanan) selaku Director of Education Partnership Asia URI bersama Pinus Jumaryatno (kanan) dan Dr Iswanto (kiri) Warek III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PolKesYo saat memberi keterangan kepada wartawan, Senin (7/1/2020). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat melalui pendekatan berbagai bidang keilmuan dan lintas negara. Selain itu, mahasiswa bisa sharing pengalaman internasional dan diharapkan mengembangkan cakrawala berpikir semakin luas, sedangkan masyarakat juga mendapatkan edukasi melalui pendekatan selain terapi farmakologi,” kata Pinus Jumaryatno M.Phil PhD Apt, Koordinator J-Term, kepada wartawan di Kampus Jurusan Farmasi MIPA UII, Senin (7/1/2020).

Menurut Pinus Jumaryatno, pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk kegiatan J-Term 2020 selama satu minggu, 7-12 Januari 2020, sebagai implementasi kerja sama antara UII, URI dan PolKesYo. “Kegiatan J-Term rutin dilakukan oleh Jurusan Farmasi UII dan University of Rhode Island USA sejak tahun 2016. Pada tahun 2020, kegiatan ini diperluas dengan melibatkan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Yogyakarta,” kata Pinus Jumaryatno.

Menurut Pinus Jumaryatno, kegiatan J-Term 2020 yang mengusung topik Global Healt Indonesia J-Term 2020: Interdisciplinary Exploration of Key Health Issues and Social Determinants of Health in Relation to the World Health Organization Sustainable Development Goals in Indonesia meliputi kuliah tamu, Student Interprofessional Working Group dan pengabdian masyarakat. 

Brook Ross, Director of Education Partnership Asia URI USA, saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan J-Term 2020 di Kampus Jurusan Farmasi Fak MIPA UII, Senin (7/1/2020). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

Kuliah tamu disampaikan oleh dosen-dosen dari jurusan Farmasi dan Psikologi UII serta PolKesYo dengan topik Non Communicable Diseases in Indonesia dan Indonesian Traditional Medicine. Sementara tiga narasumber dari URI masing-masing Prof Kerri Ellis dari College of Nursing URI, Matt Bertin PhD seorang Assistant Professor of Biomedical and Pharmacentical Science dari College of Pharmacy URI dan Brook Ross selaku Director of Education Partnership Asia URI.

Sementara Student Interprofessional Working Group merupakan sarana pembelajaran berbasis Interprofessional Education (IPE) dengan topik diabetes, stroke, hipertensi dan smoking cessation antara mahasiswa S1 Farmasi, Profesi Apoteker, Kedokteran dan Psikologi UII dengan mahasiswa URI dan Polkes Yogyakarta.

Dikatakan, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan sebagai salah satu bentuk implementasi hasil pembelajaran dari Student Interprofessional Working Group dan promosi kesehatan pada masyarakat yang melibatkan kurang lebih 250 prolanis di empat Puskesmas wilayah Kabupaten Sleman antara lain Puskesmas Ngaglik 1, Puskesmas Ngaglik 2, Puskesmas Ngemplak 1 dan Puskesmas Prambanan. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here