Home Ekonomi Trilogi Ngopi Kafegama86, Ngobrol Pintar Ekonomi

Trilogi Ngopi Kafegama86, Ngobrol Pintar Ekonomi

214
0
Dirut PT Danareksa Sekuritas, Friderica Widyasari Dewi . (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Angkatan 1986 (Kafegama86) meyelenggarakan “Trilogi Ngopi atau Ngobrol Pintar Kafegama86”. Tujuan penyelenggaraan  adalah berbagi ilmu dan  tetap produktif  walaupun harus bekerja dari rumah  selama masa pandemi Covid 19.

“Topik yang disajikan dalam Trilogi Ngopi, cukup serius dan diminati, namun disajikan dengan cara berbeda,” jelas M. Edhie Purnawan selaku Ketua Kafegama86 , melalui keterangan tertulis yang disampaikan oleh Y. Sri Susilo, Sekretaris Kafegama86, kepada Bernasnews.com, Senin (11/5/2020).

Sithowati Sandrarini (Ketua Panpel Trilogi Ngopi & Ketua Bidang Kerjasama Kafegama86). Foto: Istimewa.

Mengapa Trilogi Ngopi? Imbuh Sithowati Sandrarini Ketua Panpel Trilogi Ngopi & Ketua Bidang Kerjasama Kafegama86, bahwa supaya peserta mempunyai waktu yang cukup dan lebih mantap menggali benang merah ilmu dari acara  ngobrol pintar ini.

“Animo baik dari peserta maupun nara sumber sangat baik. Webinar seri pertama, Jumat (01/05/2020) terdapat 256 peserta mendaftar. Sedangkan pada webinar ke dua, Jumat (08/05/2020) diikuti oleh 407 peserta,” ungkapnya.

Perry Warjiyo (Gubernur Bank Indonesia), sebagai Ketua Umum PP Kafegama, menyambut baik acara ini dan memberikan poin penting sesuai tema pada webinar 1 tentang ekonomi kreatif. Pada webinar 2, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi  juga memberikan sambutannya dan menekankan kerjasama dan  peran ASEAN plus 3 dalam tata perekonomian  ke depan.

Deputy Director General Economic Research and Regional Cooperation, Asian Development Bank, Manila, Edimon Ginting. (Foto: Istimewa)

Pemilihan topik dan narasumber  Webinar dikemas apik, sesuai kondisi perkonomian yang terimbas pandemi Covid, seperti Separuh Nafas Industri Kreatif melawan pandemi Covid-19. Kemanakah Arah Perekonomian Asean Pasca Pandemi Covid 19. “Sementara topik ke-3 adalah “Kiat Pengusaha Bertahan dan Mencari Peluang Menghadapi Pandemi Covid 19”, akan diselenggarakan Jumat (15/05/2020) mendatang,” terang Sandra.

Pada Webinar seri ke-2 (Trilogi ke-2), disajikan topik “Arah Ekonomi Asia Tenggara PascaCovid-19”.  Sebagai pembicara Edimon Ginting (Deputy Director General Economic Research and Regional Cooperation, Asian Development Bank, Manila) dan Friderica Widyasari Dewi (Dirut PT Danareksa Sekuritas).

“Srategi mengatasi kasus pandemi Covid-19 di beberapa negara menunjukkan keberhasilan jika disertai dengan kebijakan yang cepat (decisive), didukung oleh scientific thinking, serta edukasi dan komunikasi yang efektif,” tegas Edimon Ginting.

Selanjutnya menurut Edimon, sejumlah negara mengeluarkan paket stimulus untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19. Paket tersebut untuk mengatasi dampak dari aspek kesehatan, dunia usaha, dan jaring pengaman sosial. Jumlah anggaran untuk paket stimulus di beberapa negara ASEAN sangat bervariasi, misalnya Indonesia sebesar 5,4 persen dari PDB, Singapura sebesar (12,1 persen), Malaysia (8,8 persen), Thailand (13,3 persen), dan Vietnam (8,9 persen).

Sementara itu, menurut Friderica Widyasari Dewi, bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan kebijakan stimulus untuk menjaga pertumbuhan perekonomian nasional sebagai kebijakan countercyclical dalam mengantisipasi down-side risk dari penyebaran pandemi Covid-19. Friderica menjelaskan beberapa langkah stimulus yang telah disiapkan terkait relaksasi kredit perbankan dan non perbankan, seperti misalnya restrukturisasi kredit dan perpanjangan masa kredit sampai dengan satu tahun.

“Penundaan pembayaran untuk pembiayaan yang berkaitan dengan skema chanelling dan joint financing yang berkaitan dengan perbankan,” tutup Kiki Widyasari, sapaan akrab Dirut PT Danareksa Sekuritas. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here