Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsTPA Piyungan Tutup Lagi

TPA Piyungan Tutup Lagi

bernasnews.com – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Piyungan, Bantul untuk sementara ditutup mulai Jumat (17/3/2022) hingga Minggu (20/3/2022). Penutupan dilakukan karena adanya perbaikan infrastruktur di lokasi TPA, mulai dari perbaikan akses jalan hingga menyiapkan area lahan bongkar muat sampah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kuncoro Cahyo Aji melalui surat nomor 658/09735 tertanggal 17 Maret 2022 perihal pemberitahuan penutupan sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Piyungan. Selama ini TPA Piyungan menampung sampah dari warga Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul (Kartamantul).

Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Sleman Purwoko Sasmoyo ST MM meminta warga dan komunitas pegiat lingkungan yang akan melaksanakan gotong-royong bersih sampah agar mulai mengkondisikan sampah di wilayah masing-masing hingga TPA Piyungan buka kembali. “Besok UPT tidak bisa mengirim truk karena TPA tutup,” tulisnya melalui layanan WhatApp (WA) pribadi, Kamis (16/3/2022) siang.

Hendi, seorang pegiat Komunitas Kali Bedog, Dowangan, Banyuraden, Gamping yang rencananya Minggu (20/3/2022) akan gotong-royong bersih sungai bersama warga, mengatakan akan menumpuk dulu sampah dari sungai. “Njih, akan kita tumpuk pinggir dulu,” ujarnya.

Sementara pegiat Bank Sampah dari Padukuhan Karanganyar, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Hastuti mengatakan, pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkup terbawah yaitu keluarga. Tentu ini perlu adanya sosialisasi, motivasi dan dukungan dari pemangku wilayah setempat. Bank Sampah menjadi salah satu alternatif pengelolaan sampah mandiri berbasis keluarga.kata dia.

“Alhamdulillah di Karanganyar saat ini sudah berjalan hampir setahun dengan anggota 107 orang. Keanggotaan kami lintas wilayah. Jadi siapapun dan dari manapun boleh bergabung. Dengan syarat dan ketentuan berlaku,” terang Hastuti.

Persoalan sampah yang terus terjadi harus segera diselesaikan tuntas. Selama masih ada aktivitas manusia pasti akan ada limbah dan sampah. Penyelesaian sampah dari sumbernya menjadi urgensi yang harus segera dilakukan. Sinergi dari seluruh elemen masyarakat dan para pihak, baik pemerintah maupun swasta harus terus ditingkatkan. (AG Irawan)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments