Home News Tol Bali Mandara Memiliki Jalur untuk Sepeda Motor

Tol Bali Mandara Memiliki Jalur untuk Sepeda Motor

109
0
Jalan tol Bali Mandara yang merupakan tol atas laut memiliki jalur untuk motor. Tol ini dilengkapi alat pengukur kecepatan angin (anemometer) berbasis Internet of Things (IoT) yang ditempatkan di setiap gerbang tol (Nusa Dua, Ngurah Rai dan Benoa). Foto: [email protected]

BERNASNEWS.COM – Jalan tol Bali Mandara yang merupakan tol atas laut memiliki jalur untuk motor. Tol ini dilengkapi alat pengukur kecepatan angin (anemometer) berbasis Internet of Things (IoT) yang ditempatkan di setiap gerbang tol (Nusa Dua, Ngurah Rai dan Benoa).

“Berkendara saat angin berembus kencang tentu perlu ekstra hati-hati. Terlebih lagi di jalur seperti tol Bali Mandara yang merupakan tol atas laut dan memiliki jalur untuk motor,” tulis Kementerian PUPR dikutip Bernasnews.com di akun Instagram @kemenpupr.

Dikatakan, untuk keamanan para pengguna/pengendara, pada jalan tol ini terdapat alat pengukur kecepatan angin (anemometer) berbasis Internet of Things (IoT) yang ditempatkan di setiap gerbang tol (Nusa Dua, Ngurah Rai, dan Benoa). Alat tersebut dapat memudahkan monitoring kecepatan angin real time hanya dengan melalui gadget.

“Alat ini dapat memberikan warning apabila kecepatan angin telah melebihi standar yang berlaku di jalan tol,” demikian Kemen PUPR.

Disebutkan bahwa saat kecepatan angin mencapai 40 km/jam, alat akan mulai mengeluarkan peringatan. Jika kecepatan angin melebihi 60 km/jam, jalur motor ditutup sementara guna menghindari resiko kecelakaan. Dan apabila sudah melebihi 80 km/jam, jalur mobil juga ikut ditutup. “Selalu berhati-hati dalam berkendara ya,” saran Kemen PUPR.

https://www.instagram.com/kemenpupr/

Berati ada alat pengukur kecepatan angin ya pak..alhamdulilah .berati keselamatan nomer satu,” komentar Bang Ucil Ucil di akun @ucilpandawa_putra di kolom komentar.


Kenapa gak dipasang alat + layar pembaca LEDnya langsung di semua jalan tol, ditempatkan di perlintasan jalan yg berpotensi minim hambatan angin seperti bukit dan jalan layang,” tanya Fajar Arif Basuki di akun @fajar_arif_basuki di kolom komentar. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here