Thursday, June 30, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsTK ABA Patangpuluhan Gelar Syawalan dan Sosialisasi Stunting

TK ABA Patangpuluhan Gelar Syawalan dan Sosialisasi Stunting

bernasnews.com — Sekolah TK ABA Patangpuluhan menggelar acara Syawalan dan Parenting tentang Stunting Anak Usia Dini, Senin (23/5/2022), di gedung sekolah setempat, Komplek Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini menghadirkan nara sumber Ahili Gizi Ririn Wahyuningsih, A.Md dari Puskesmas Wirobrajan, dihadiri Kepala Sekolah TK ABA Patangpuluhan RA. Dyah Widhisih WK, SPd dan pengasuh, serta puluhan ibu-ibu orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Kepala TK ABA Patangpuluhan Dyah Widhisih mengungkapkan, bahwa acara ini selain untuk menjalin silaurahmi antara pengasuh dengan orang tua wali murid yang bertujuan saling maaf memaafkan.

“Acara ini juga penyampaian soal stunting terkait tumbuh kembang anak usia dini, karena  akan mempengaruhi perkembangan anak di masa depannya,” terang Dyah.

Kepala Sekolah TK ABA Patangpuluhan RA. Dyah Widhisih WK, SPd didampingi guru saat menyampaikan sambutannya. (Nuning Harginingsih/ bernasnews.com)

Sementara, Ririn Wahyuningsih mewakili Puskesmas Wirobrajan menyampaikan, bahwa sosialisasi stunting ini merupakan program prioritas nasional. Stunting adalah kondisi dimana tumbuh kembang anak terlambat yang dampaknya akan berkepanjangan.

“Kegiatan semacam ini dengan kerjasama semua pihak, berharap kasus stanting bisa menurun di semua wilayah,” ujar Ririn.

Hal tersebut, imbuh Ririn, dikarenakan dampak kekurangan gizi, penyakit infeksi, serta pola asuh yang salah mulai dari masa kehamilan. Masa penting untuk pertumbuhan anak adalah 1000 hari, sedangkan yang sekarang di Kota Yogyakarta ditambahkan  menjadi 8000 hari pertama kehidupan.

“Untuk wilayah Kota Yogyakarta fokus penanganan di Kalurahan Pakuncen dan Wirobrajan, yang kemudian akan disusul kalurahan lain,” beber Ririn.

Sebagaimana yang telah diketahui, TK ABA Patangpuluhan berdiri sejak tahun 1965. Kekinian mempunyai 89 anak didik, yang terdiri dari kelas A ada 2 kelas dan kelas B terbagi 3 kelas, dengan pengasuh atau guru 6 orang dan 1 kepala sekolah.

“Selain proses belajar mengajar, TK ABA Patangpuluhan mempunyai pelajaran ekstra kulikuler drumband, iqro, melukis, menari, dan musik angklung,” imbuh Dyah Widhisih. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments