Tuesday, May 24, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsTirakatan Sambil Ngopi di Plaza Ngasem

Tirakatan Sambil Ngopi di Plaza Ngasem

BERNASNEWS.COM – Mendekati HUT ke-74 Republik Indonesia, berbagai acara mulai dilakukan. Salah satu acara yang tak pernah absen jelang 17 Agustus adalah tirakatan. Tirakatan sendiri merupakan bentuk laku spiritual. Ada yang unik dalam tirakatan yang diadakan di Plaza Ngasem, Jogja pada Jumat (16/8/2019) ini. Tirakatan yang digelar bersamaan dengan pameran kopi.

Acara Prawiro Coffee Fest 3 sendiri memang sedang menggelar pameran kopi sekaligus tirakatan. Sesuai dengan tema mereka yakni Tirakatan Sambil Ngopi. Seperti tirakatan malam 17an pada umumnya, akan digelar penyampaian hal untuk mengenang kepahlawanan, perjuangan, dan kemerdekaan di zaman dahulu.

“Ini sudah tahun ke tiga kami selenggarakan dan yang kali ini kami mengangkat tema Tirakatan Sambil Ngopi” ujar Anggi Dita, ketua pelaksana Prawiro Coffee Fest, Jumat (16/8/2019).

Seorang pria sedang membuat kopi dalam Prawiro Coffee Fest 3, Jumat (16/8/2019). Foto: Birgita

Anggi menjelaskan bahwa sejak pagi hingga malam hari, sejumlah stand dipersiapkan untuk memajang kopi dari tiap-tiap usaha kopi. Yang dipajang mulai dari minuman, makanan, aksersoris, hingga alat yang berhubungan dengan kopi. Lalu pada malam hari diadakan acara intinya yakni tirakatan. Inilah yang membuat spesial festival ini yakni hanya dilangsungkan pada malam tirakatan saja.

“Prawiro Coffee Fest itu sendiri punya keunikan. Keunikannya kita mengkangkat tirakatan sambil ngopi bareng. Jadi kegatan kopi yang kita bentuk ini hanya di malam tirakatan saja, tidak ada di kegiatan lainnya” ungkapnya.

Dia juga menambahkan bahwa tirakatan diangkat karena selalu berhubungan dengan budaya masyarakat setempat khususnya Jawa. Menurut dia, masyarakat jarang berkumpul jika bukan di kegiatan nasional. Momen tirakatan kemudian jadi satu ajang mereka untuk berkumpul. Inilah yang kemudian disasar untuk melakukan tirakatan bersama sambil ngopi bareng dengan tujuan untuk semakin mempererat satu sama lain sekaligus memeriahkan jelang hari peringatan kemerdekaan.

“Ngopi bareng itu kita bentuk untuk men-support acara tirakatan di masyarakat” kata ketua pelaksana festival ini.

Rupanya fetival kopi ini tak hanya berhenti di Pasar Ngasem saja, rencananya festival ini akan berkeliling ke tiap-tiap pasar yang ada di kota Jogja. Menurut Anggi, pasar adalah tempat yang disasar dengan tujuan untuk memperkenalkan kopi pada masyarakat banyak. Hal itu dikarenakan pasar menjadi tempat yang paling sering dikunjungi oleh masyarakat untuk berbelanja.

“Kita tidak ingin ekslusif. Kita ingin supaya kopi bisa dinikmati oleh semua kalangan yang hadir” ujar Anggi. (birgita/adh)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments