Home News Tim SAR Unit SMKN 2 Yogyakarta Melangkah Cegah Wabah COVID-19

Tim SAR Unit SMKN 2 Yogyakarta Melangkah Cegah Wabah COVID-19

380
0
Tim SAR Unit SMKN 2 Yogyakarta melakukan kegiatan dalam upaya memutus mata rantai wabah COVID-19 di sekolah SMKN 2 Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Sebagai sekolah tanggap bencana yang ditetapkan secara nasional, SMKN 2 Yogyakarta turut serta dalam giat pencegahan dan pemutusan rantai wabah Covid-19. Sekolah dengan jumlah 2.163 siswa pada tahun 2019/2020 ini, dari awal adanya wabah manajemen sekolah dengan dibantu Tim SAR Unit SMK N 2 Yogyakarta telah melakukan beberapa giat yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19.

Kepala Sekolah SMKN 2 Yogykarta, Dodot Yuliantoro, SPd, MPd sedang menyampaikan pengarahan kepada Tim SAR Unit SMKN 2 Yogyakarta dalam upaya memutus mata rantai COVID-19. (Foto: Istimewa)

“SMKN 2 Yogyakarta sebagai sekolah yang tanggap bencana, dalam upaya pencegahan Covid-19 telah melakukan banyak upaya diantaranya, pengecekan suhu yang dibantu dan dilakukan bersama Saptam kepada tamu yang masuk di sekolah, penyediaan handsanitizer di lobi sekolah, penyediaan wastafel control kaki dan penyediaan bilik disinfektan,” terang Kepala Sekolah SMKN 2 Yogykarta, Dodot Yuliantoro, SPd, MPd, Selasa (28/4/2020).

Seorang guru SMKN 2 Yogyakarta sedang mencoba fungsi wastafel control kaki. (Foto: Istimewa)

Juga penyemprotan disinfektan di lingkungan  sekolah yang dilakukan secara rutin setiap 2 kali sehari oleh tim tanggap bencana (SAR) SMK Negeri 2 Yogyakarta. “Melakukan social distancing bagi warga sekolah. Semua ini dilakukan demi usaha untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya dilingkungan SMK Negeri 2 Yogyakarta,” ujar Dodot.

Dua anggota Tim SAR Unit SMKN 2 Yogyakarta sedang melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh lingkungan sekolahan. (Foto: Istimewa)

SMK N 2 Yogyakarta selain memberikan bantuan pinjaman gadget bagi siswa yang terkendala dalam Pelajaran Jarak Jauh (PJJ) baru-baru ini. Tahap sebelumnya juga telah melakukan antisipasi dampak pandemik Convid-19 pada ekonomi siswa dan orang tua siswa, serta masyarakat sekitar lingkungan sekolah. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here