Saturday, May 21, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsTim Riset UPY Luncurkan Budidaya Tanaman Ramah Lingkungan Berbasis IoT

Tim Riset UPY Luncurkan Budidaya Tanaman Ramah Lingkungan Berbasis IoT

bernasnews.com – Tim periset dari Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), yang diketuai Dr Okti Puwaningsih MP dengan anggota Saptaningsih Sumarmi MM Meilany Nonsi Tentua MT mencoba mengembangkan Pertanian Ramah Lingkungan melalui budidaya tanaman hortikultura berbasis IoT (Internet of Things) untuk ketahanan perekonomian keluarga di Dusun Sawahan, Desa Pendowoharjo, Kabupaten Sleman. IoT adalah semua perangkat fisik yang terhubung ke jaringan internet maupun jaringan wireless untuk bisa bekerja secara fungsional.

Tim periset yang jug melibatkan5 mahasiswa dari 3 program studi yaitu Aprilia Tita Wahyuningsih, Kumala Dewi Retno Astuti, Muhammad Abdilah, Nur Azizah Aprilia dan Hani Andrasari ini terselenggara dengan didanai dari Pendanaan Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Pengembangan Pertanian Ramah Lingkungan melalui budidaya tanaman hortikultura berbasis IoT ini dilakukan karena adanya tuntutan pola hidup sehat melalui nutrisi makanan dan merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat. Kebutuhan ini sering dipenuhi melalui produk sayuran yang ramah lingkungan, karena tidak menggunakan bahan kimia dalam memproduksinya.

Menurut Dr Okti Puwaningsih MP, pada hari Rabu 23 Maret 2022, dilakukan ujicoba penanaman tanaman hortikultura dengan digitalisasi penyiraman dengan IoT. Pandemi Covid-19 memunculkan ide bagi periset untuk mencoba membuat aplikasi penyiraman dan pemupukan tanaman melalui media telepon seluler.

Tim Periset berfoto Bersama KWT Karya Manunggal Dusun Sawahan, Desa Pendowoharjo, Kabupaten Sleman. Foto: Istimewa

Melalui teknologi ini diharapkan dapat mengurangi mobilitas petani untuk turun ke lahan, sehingga taat dengan kebijakan physical distancing. Pada acara ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UPY, anggota DPRD Kabupaten Sleman, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sleman Bidang Ketahanan Pangan serta Kepala PPL Dusun Sawahan, Desa Pendowoharjo Kabupaten Sleman. Di akhir acara, dilakukan pemetikan timun baby dan uji coba serta penjelasan tentang digitalisasi penyiraman dan pemupukan yang digunakan dalam riset ini.

Dikatakan, kegiatan riset ini dilakukan mulai dari mempersiapkan pupuk organik untuk pemupukan, sampai dengan pemasaran produk. Kegiatan riset meliputi: (1) pembuatan eco enzyme, (2) pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) akar bambu dan bonggol pisang, (3) kegiatan demplot budidaya tanaman sayuran ramah lingkungan, (4) pemasaran produk sayur ramah lingkungan dan (5) pemupukan otomatis berbasis IoT.

Untuk mendukung kegiatan pemasaran, produk sayuran hasil panen sampai di tangan konsumen dengan diantarkan menggunakan kemasan ramah lingkungan. Dan kemasan hasil kegiatan ini, sudah mendapatkan hakcCipta dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Untuk media pemasaran dilakukan secara online dengan memanfaatkan media sosial dan didapatkan respon yang sangat bagus dari masyarakat. Hal ini terbukti dengan penyerapan hasil panen sangat cepat.

Sisi positif lainnya dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Manunggal di Dusun Sawahan dan hasil penjualan produk hasil panen, menjadi simpanan kas KWT. Harapan dari Tim Periset, hal ini  bisa memotivasi KWT untuk tetap eksis dan berkembang, dengan memproduksi produk pertanian ramah lingkungan. (nuning)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments