Thursday, June 30, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomePendidikanTim Adiwiyata SD BOPKRI Gondolayu Yogyakarta Akan Terus Bekerja

Tim Adiwiyata SD BOPKRI Gondolayu Yogyakarta Akan Terus Bekerja

bernasnews.com – Dengan penghargaan yang diterima sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Yogyakarta 2022, SD BOPKRI Gondolayu Yogyakarta akan terus bekerja demi kelestarian lingkungan sekolah yang sehat. Tim Adiwiyata sekolah akan melaksanakan program inovasi pengolahan sampah organik, selain program kerja Adiwiyata rutin lainnya.

“Kami bersyukur atas penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota 2022 dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Hari Selasa, 21 Juni 2022, di kantor dinas setempat, SD BOPKRI Gondolayu bersama dengan lima belas SD dan lima SMP lainnya menerima penghargaan tersebut. Penghargaan ini diberikan kepada sekolah yang berkomitmen untuk peduli dan berbudaya  menjaga agar lingkungan di sekolah dan sekitarnya tetap sehat. Karena itu, gerakan sekolah Adiwiyata tidak hanya melibatkan warga sekolah tetapi juga orang tua siswa dan masyarakat sekitar sekolah,” kata Kepala SD BOPKRI Gondolayu Yogyakarta Drs. Bernadetta Herry Riyantini kepada bernasnews.com, Rabu (22/6).

Menurut Bernadetta, Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Ir. Aman Yuriadijaya, M.M. pada kesempatan itu mengemukakan, penghargaan Sekolah Adiwiyata tidak semata–mata diberikan untuk sekolah tetapi bagaimana dapat ditularkan kepada siswa sebagai kader lingkungan.

Ada kalanya sekolah mempunyai semangat yang tinggi untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata, tetapi yang menjadi masalah adalah bagaimana menjaga semangat tersebut untuk dapat dihidupi dalam jangka panjang oleh semua warga sekolah.

“Dalam akhir pidatonya, beliau menyampaikan atas nama Pemerintahan Kota Yogyakarta, memberikan apresiasi yang tinggi kepada sekolah–sekolah yang telah berhasil ikut serta menjaga lingkungan Kota Yogyakarta tetap bersih dan sehat,” kata dia.

Kepala SD BOPKRI Gondolayu Yogyakarta Dra. Bernadetta Herry Riyantini dengan penghargaan Sekolah Adiwiyata 2022. Foto : Humas SD BOPKRI Gondolayu Yogyakarta

Dilaksanakan dalam pembelajaran

Menurut Bernadetta, kegiatan mewujudkan Sekolah Adiwiyata di SD BOPKRI Gondolayu diimplementasikan dalam pembelajaran melalui semua muatan pembelajaran, kegiatan kecakapan hidup, maupun ekstrakurikuler. Dengan demikian, nantinya diharapkan sikap peduli dan keterlibatan dalam mencintai lingkungan menjadi pembiasaan diri bagi warga sekolah di lingkungan sekolah maupun di mana mereka tinggal.

“Untuk melibatkan semua siswa dalam kegiatan Adiwiyata dilakukan dengan cara pembentukan kader lingkungan. Kader lingkungan ini diambil dari perwakilan semua kelas dari kelas I sampai dengan kelas VI. Setiap kader lingkungan di sekolah membawahi ketugasannya masing–masing. Para kader melakukan kampaye lingkungan. Waktu itu kampaye dilaksanakan secara daring, karena sekolah belum melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid-19,” kata dia
Menyinggung tentang sampah di sekolah, dia mengatakan, volume sampah daun sangat besar, karena banyak pohon besar di halaman sekolah. Untuk mendukung kegiatan tersebut, mahasiswa PGSD Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang beberapa waktu lalu melaksanakan program PLP 2 di sekolah  telah membuat  video pembelajaran cara pembuatan pupuk organik dengan media sampah daun.

“Melalui media pembelajaran ini, akan memudahkan para siswa untuk melakukan kegiatan pengolahan sampah. Selain mendapatkan bantuan video pembelajaran, sekolah juga telah menerima bantuan donasi untuk pengadaan mesin cacah daun dari komunitas orang tua siswa kelas VI pada Tahun Pelajaran 2021/2022. Tentu saja dengan alat ini, proses pembuatan pupuk kompos akan lebih cepat. Dari kegiatan pengolahan sampah organik ini, nantinya diharapkan dapat melebar menjadi kegiatan  berwirausaha pupuk organik bagi warga sekolah,” kata Bernadetta Herry Riyantini. (mar)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments