Home Seni Budaya The Circus of Life, Pameran Tunggal Seniman Perancis

The Circus of Life, Pameran Tunggal Seniman Perancis

62
0
Salah satu karya seni berjudul A Tiger in A Flaming Hoop, 2020 karya seniman Perancis Taher Jaoui dipamerkan di Tirtodpuran Link, Jumat (11/9/2020). Pamerang akan berlangsung hingga 11 Oktober 2020. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Setelah sempat vakum karena Pandemi Covid-19, Srisasanti Syndicate kembali menggelar pameran seni dalam bentuk pameran tunggal karya dari Taher Jaoui, seorang seniman Perancis. Pameran digelar di lantai satu Tirtodipuran Link, mulai11 September hingga 11 Oktober 2020.

Pameran bertajuk The Circus of Life. Ini merupakan pameran tunggal pertama Taher Jaoui di Indonesia. Pameran dibuka untuk umum, Selasa-Mminggu pukul 12.00-19.00 WIB. Pameran ini merupakan salah satu yang dilakukan untuk membangkitkan kembali gairah dan semangat berkesenian dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Seperti disebutkan dalam tema pameran, sirkus adalah analogi yang mewakili cara Taher melihat, merasakan dan menanggapi bagaimana dunianya bekerja. Ia menyadari bahwa hal yang tidak terduga akan terus terjadi, tetapi semburat sinar harapan akan berhasil menyelinap di antara keputusasaan dan perasaan ketidakpastian, seperti bagaimana Taher berhasil melewati krisis Covid-19.

Lukisan berjudul The Sound Of The Trumpets, 2020. Foto : Istimewa

Dalam pengantar yang disampaikan Benedicto Audi Jericho (Direktur Galeri), Taher merupakan sosok yang spontan, naluriah dan bersahaja. Bentuk kepribadian yang terwujud dalam karya-karyanya sebagai seniman, dimana karya seninya tidak dibatasi, penuh dengan garis, simbol dan dengan berbagai warna yang menimbulkan ketidakteraturan. Namun di tengah kekacauan itu, kita bisa menemukan keindahan dan keseragaman, seolah-olah setiap pola merupakan bentuk ekspresi yang disampaikan kepada para penikmat karya seninya.

Srisasanti Syndicate didirikan oleh ST Eddy Prakoso, sosok yang mengembangkan misi idealis melalui Initiate Global Appreciation dalam menampilkan seniman-seniman muda berbakat dari seni rupa Indonesia. Perkembangan tersebut terwujud melalui kemitraan dalam bentuk program art management yang saling menguntungkan, di mana Srisasanti Syndicate berharap dapat memberikan manfaat positif dengan mengembangkan karir para seniman dan membuka jalur global bagi sajian seni rupa Indonesia.

The Singing Whales, 2020. Foto : Istimewa

Didirikan tahun 1994, Srisasanti Syndicate telah memprakarsai banyak seniman bertalenta melalui program art management. Berbasis di Kota Yogyakarta, terletak di Tirtodipuran Link Jalan Tirtodipuran 50, Srisanti Syndicate konsisten dalam mendukung seniman muda Indonesia dalam membangun reputasi karya seni, baik di dalam maupun di luar negeri.

Galeri ini juga memiliki partner galeri di berbagai negara, seperti Singapura, Filipina, Malaysia, Australia, dan Amerika Serikat. Beberapa seniman ternama yang pernah berkolaborasi dengan Srisasanti adalah Alfredo Esquillo Jr, Eddie Hara, Heri Dono, Ronald Manullang dan Taher Jaoui. Selain itu, Galeri ini juga kerap menjadi rumah bagi berbagai event, seperti book publishing maupun artist residency program. (Maria Vita Puji, penikmat seni)

 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here