Home News Tes PCR Dihapus, Denny Siregar: Goyang juga Setelah Digedor Sana-sini

Tes PCR Dihapus, Denny Siregar: Goyang juga Setelah Digedor Sana-sini

78
0
Pegiat media sosial Denny Siregar. Foto: YouTubeCokrotv

BERNASNEWS.COM – Pemerintah akhirnya memutuskan untuk menghapus kewajiban tes PCR bagi mereka yang bepergian, termasuk mereka yang menggunakan sarana transportasi pesawat terbang.

Keputusan itu diumumkan Menko PMK Muhadjir Effendy dalam keterangan pers terkait evaluasi PPKM secara virtual, Senin (1/11/2021).

Menanggapi keputusan itu, pegiat media sosial Denny Siregar di akun twitternya berkomentar singkat : “Goyang juga digedor sana sini..

Menurut Menko PMK Muhadjir Effendy, pemerintah menetapkan perjalanan udara ke Pulau Jawa dan Bali serta ke luar Pulau Jawa dan Bali tidak lagi diwajibkan menggunakan tes PCR tapi cukup menggunakan tes swab antigen saja. uk perjalanan udara akan ada perubahan. Untuk Jawa dan Bali, perjalanan udara tidak lagi mengharuskan menggunakan tes PCR, tapi cukup menggunakan tes antigen. Sama dengan yang sudah diberlakukan untuk wilayah luar Jawa dan Bali,” kata Muhadjir Effendy dikutip Bernasnews.com dari sebuah sumber, Senin (1/11/2021) malam.

Seperti diketahui, awalnya biaya tes PCR mencapai Rp 950.000 hingga Rp 1,5 juta, namun kemudian diturunkan menjadi Rp 450.000-Rp 550.000 setelah diprotes masyarakat. Lalu diturunkan lagi menjadi Rp 275.000 hingga Rp 300.000, namun tetap diprotes masyarakat.

ahkan Denny Siregar sempat gera karena kewajiban tes PCR bagi pelaku perjalanlan, terutama penumpang pesawat, biayanya mahal dan memberatkan masyarakat, juga tidak tepat di saat situasi sudah tenang karena kasus Covid-19 sudah terkendali. Setelah ditelusuri siapa saja yang berada dan bermain di balik kebijakan yang mewajibkan tes PCR tersebut akhirnya terbongkar. Kebobrokan pun mulai kelihatan.

Padahal kebijakan PPKM sudah keren, situasi sudah tenang, eh ada aja kewajiban PCR. Akhirnya dibongkar2kan siapa aja yang bermain disana ? Harusnya kalo udah untung ya exit aja, gak usah diterus2kan. Akhirnya keliatan boroknya..,” cuit Denny Siregar dikutip Bernasnews.com di akun twitter @Dennysiregar7 yang diunggah pada Senin, 1 November 2021.

Namun, Denny Siregar tidak menyebut siapa yang bermain dibalik kewajiban tes PCR tersebut. Sementara latar belakang kebijakan tersebut selain untuk mencegah penyebaran/penularan Covid-19, juga ada kepentingan bisnis. “Harusnya kalo udah untung ya exit aja, gak usah diterus2kan,” kata Denny Siregar. (lip)

Sebelumny Denny Siregar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here