Wednesday, August 10, 2022
spot_imgspot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsTerkait Pelaksanaan PPKM Darurat, DPRD DIY Sampaikan 6 Hal pada Pemda DIY

Terkait Pelaksanaan PPKM Darurat, DPRD DIY Sampaikan 6 Hal pada Pemda DIY

BERNASNEWS.COM – Dari data terbaru kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY pada 7 Juli 2021, jumlah warga yang terpapar sebanyak 1.370 orang. Jumlah ini sedikit menurun dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 1.386 kasus.

Meski sedikit menurun, namun ruangan, fasilitas, sarana dan prasarana yang dimiliki rumah sakit rujukan untuk menangani pasien Covid-19 di DIY sudah nyaris penuh. Bahkan tenda darurat juga sudah dipenuhi oleh pasien Covid-19.

Karena itu, dalam Rapat kerja Komisi A DPRD DIY bersama Sekda DIY, Kepala Pelaksana BPBD DIY, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kesehatan DIY, Kepala Dinas Sosial DIY, Kepala Biro Tapem dan pihak terkait lainnya, Rabu 7 Juli 2021, Anggota Komisi DPRD DIY Dr R Stevanus C Handoko mengusulkan beberapa hal untuk menjadi perhatian secara khusus bagi Pemda DIY.

Pertama, mendukung penuh langkah Pemda DIY untuk dapat berkordinasi dan berkolaborasi dalam pencegahan penyebaran dan penangganan Covid-19 bersama Pemda Kabupaten dan Kota.

Kedua, meminta agar pemerintah daerah untuk terus melakukan edukasi terkait dengan Protokol Kesehatan 5M dan edukasi pentingnya vaksinasi Covid-19 di berbagai saluran media yang dimiliki pemerintah daerah melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh politik dalam rangka mendukung edukasi tentang pentingnya Prokes 5M dan pentingnya vaksinasi Covid-19.

Ketiga, meminta agar proses penegakkan aturan PPKM Darurat terus dilakukan dan dipertegas dalam pelaksanaannya di lapangan.

Keempat, mendukung penggunaan anggaran Danais untuk dapat juga digunakan dalam rangka pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19

Kelima, meminta agar Pemda DIY memastikan fasilitas, sarana prasana penanganan Covid-19 benar-benar tersedia dalam jumlah yang cukup dengan mempertimbangkan kenaikan Pasien Covid-19 yang hingga saat ini terus naik (oksigen, obat, vitamin, masker, sarung tangan medis, hazmat dan lain-lain)

Dan keenam, penegakkan aturan PPKM Darurat harus terus dilakukan dan ditingkatkan ketegasnnya.

Terkait dengan meningkatnya pasien Covid-19 dan menipisnya kapasitas yang dimiliki RS Rujukan di DIY, menurut Stevanus, pilihan alternatif bagi pasien Covid-19 yang masih dalam kondisi/ gejala tidak terlalu parah adalah dengan melakukan isolasi mandiri di berbagai tempat seperti selter yang dimiliki oleh pemerintah, swasta maupun dari beberapa kampus maupun isolasi yang dilakukan di rumah pribadi.

Stevanus C Handoko, Anggota DPRD DIY dari Partai Solidaritas Indonesia, ini secara khusus mengusulkan agar Pemda DIY segera memiliki support system yang dapat membantu proses pelayanan dan penanganan pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri. Pemerintah daerah harus juga dapat dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat (pasien Covid-19) yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Support system ini diharapkan dapat memberikan informasi terpadu terkait dengan data pasien, lokasi, informasi tentang juknis isolasi mandiri, treatment yang sudah diberikan, progres kesehatan, bantuan yang diberikan oleh pemerintah (obat, vitamin, Mmkanan dan sebagainya).

Selain itu, Stevanus C Handoko juga mengusulkan agar pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kominfo bisa bekerja sama dengan dinas terkait dan perusahaan operator telekomunikasi seperti Telkomsel, XL, Indosat, Tree, Smartfren dan lain-lain untuk dapat berkolaborasi memanfaatkan data LAC-ID (Location Area Code-ID) yang mereka miliki dalam proses tracing dan monitoring pergerakan masyarakat agar penanganan dan pencegahan penyebaran covid-19 dapat dilakukan secara efektif dan akurat. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments