Home News Tercatat 130 Juta Penerima Vaksin Dosis Pertama Covid-19 di Indonesia

Tercatat 130 Juta Penerima Vaksin Dosis Pertama Covid-19 di Indonesia

55
0
Peserta vaksin dari berbagai kalangan. Foto: Panitia Vaksinasi

BERNASNEWS.COM – Sampai hari Minggu, 14 November 2021, jumlah penerima vaksin dosis pertama Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 130.283.345 orang. Sementara jumlah penerima vaksin dosis kedua sebanyak 84.161.759 orang dan penerima vaksin dosis ketiga total 1.189.235 orang.

Target sasaran penduduk Indonesia yang akan divaksin sebanyak 208.265.720 orang atau 70 persen dari total 272 juta penduduk Indonesia untuk mewujudkan kekebalan imunitas atau herd immunity.

Terus gencarnya pelaksanaan vaksinasi dan hampir merata di seluruh Indonesia yang disertai dengan penerapan PPKM sejak 3 Juli 2021 untuk menekan penularan atau penyebaran Covid-19 di Indonesia. Dampaknya pun mulai terasa dengan semakin menurunnya kasus terkonfirmasi positif di Indonesia. Selain itu, menurunnya angka kematian harian dan meningkatnya angka kesembuhan.

Dikutip Bernasnews.com dari laman covid19.go.id, pada hari Minggu 14 November 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 503 orang sehingga total mencapai 4.098.178 orang sembuh atau 96,4 persen dari total kasus positif di Indonesia.

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis turun hingga tinggal 9.018 kasus atau 0,2 persen. Sementara pasien terkonfirmasi positif dari hasil tes RT-PCR/TCM dan rapid antigen sebanyak 339 kasus sehingga total mencapai 4.250.855 kasus.

Sedangkan pasien meninggal bertambah 15 kasus sehingga total mencapai 143.659 kasus atau 3,4 persen dari total kasus positif.

Meliha perkembangan kasus di tiap provinsi, pada hari Minggu ada 5 provinsi yang mengalami tambahan pasien sembuh harian tertinggi yakni DKI Jakarta 109 orang, Jawa Timur 60 orang, DIY 49 orang, Jawa Tengah 39 orang dan Jawa Barat 36 orang.

Kemudian, 5 provinsi dengan angka tertinggi kasus positif yakni DKI Jakarta 92 kasus, Jawa Tengah 30 kasus, Jawa Timur 28 kasus, Kalimantan Barat 26 kasus dan Jawa Barat 25 kasus. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here