Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsPariwisataTempat Wisata Kuliner di Jogja Dipadati Pengunjung

Tempat Wisata Kuliner di Jogja Dipadati Pengunjung


bernasnews.com – Para pemudik dan wisatawan yang menghabiskan libur Lebaran di Jogja membawa berkah. Mereka memadati rumah-rumah makan atau tempat-tempat wisata kuliner di Jogja.

Dari pengamatan bernasnews.com di sejumlah wilayah di Sleman pada Rabu 4 Mei 2022, hampir tidak ada rumah makan dan tempat wisata kuliner yang sepi pengunjung. Semua ramai dan padat. Sejumlah rumah makan di wilayah Prambanan, Cangkringan, Ngemplak, Pakem, Ngaglik, terutama warung bakso, restoran, kafe dan rumah-rumah makan lainnya dipadati konsumen.

Kolam ikan di tengah tempat wisata kuliner Kopi Gareng Pakem, Sleman, Rabu 4 Mei 2022. Foto: Philipus Jehamun/bernasnews.com

“Luar biasa. Para pemudik benar-benar membawa berkah. Rumah makan atau tempat wisata kuliner yang sebelumnya sepi kini ramai dan padat pengunjung. Sementara rumah makan yang sebelumnya memang sudah ramai kini semakin ramai,” kata Danang Wibisono kepada bernasnews.com di sela-sela touring menggunakan sepeda motor bersama keluarga pada Rabu 4 Mei 2022 sore.

Hal ini juga diakui pemilik tempat wisata kuliner Kopi Gareng Agus Nugroho. Saat ditemui pada Rabu sore, Agus mengaku sejak Selasa 3 Mei 2022, Kopi Gareng ramai pengunjung. Kebanyakan para pemudik yang ingin menikmati masakan khas Jawa dengan suasana tempat wisata kuliner yang sejuk dan nyaman.

“Alhamdulillah, Puji Tuhan, sejak hari kedua Idul Fitiri pada Selasa kemarin tempat wisata kuliner Kopi Gareng ramai pengunjung. Sejak pagi malam para pengunjung datang silih berganti,” kata Agus Nugroho.

Para pengunjung menikmati suasana santai di tempat wisata kuliner Kopi Gareng Pakem, Sleman, Rabu 4 Mei 2022. Foto: Philipus Jehamun/bernasnews.com

Suasana padat pengunjung terlihat di sepanjang jalan mulai dari Purwomartani, Kalasan, Wedomartani, hingga Manisrenggo, Klaten, terus ke utara wilayah Cangkringan, Pakem hingga Ngaglik. Semua tempat wisata kuliner, warung dan tempat wisata dipadati pengunjung.

Sementara jalan-jalan dipadati kendaraan, terutama mobil plat luar kota. Meski tidak macet, namun padatnya kendaraan bermotor membuat jalan tersendat. Tidak bisa melaju kencang.

Touring menggunakan sepeda motor sangat cocok menghindari kepadatan karena sepeda motor bisa jalan mlipir atau melewati jalan-jalan desa/kampung yang sepi,” kata Danang.

Tempat wisata kuliner Kopi Gareng yang cukup luas memang sangat nyaman dengan udara yang sejuk. Di tengah kompleks terdapat kolam ikan yang cukup luas. Ada 2 bangunan utama dengan beberapa gazebo termasuk yang ada di tepi sungai.

Sejumlah makanan ringan seperti pisang goreng, ubi/tela goreng, tempe, tahu dengan aneka minuman panas seperti kopi, jahe dan sebagainya tersedia dengan harga super murah rata-rata Rp 10.000 per porsi. Selain itu, tersedia makanan besar dengan menu khas masakan Jawa secara prasmanan. (phj)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments