Home News Teknik Sipil UMY Soroti Pentingnya AMDAL dan ANDALALIN sebelum Pembangunan Proyek Konstruksi

Teknik Sipil UMY Soroti Pentingnya AMDAL dan ANDALALIN sebelum Pembangunan Proyek Konstruksi

713
0
Kuliah Pakar 1 yang digelar Himpunan Mahasiswa Sipil UMY. (Foto: istimewa)

BERNASNEWS – Untuk membangun sebuah usaha atau suatu bangunan, diperlukan banyak analisis. Tak hanya soal material yang digunakan untuk membangun bangunan, tetapi juga dampaknya terhadap lingkungan dan lalu lintas sekitar.

Melihat hal ini penting, mahasiswa Teknik Sipil UMY menggelar Kuliah Pakar bertema ‘Kebutuhan Penyusunan Dokumen Lingkungan dan ANDALALIN sebagai Proses Perizinan Kegiatan Pembangunan di Bidang Teknik Sipil’. Event ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dan digelar secara offline dan online (hybrid).

Muhammad Ali Yusuf Rasyid, Presiden Direktur Jaman Enggal Grup yang jadi narasumber di Kuliah Pakar 1 yang digelar Himpunan Mahasiswa Sipil UMY. (Foto: istimewa)

“AMDAL dan ANDALALIN ini dibutuhkan sebagai bagian dari perizinan usaha/kegiatan sebelum masa konstruksi. Sebelum melakukan eksekusi harus ada persiapan mengenai lingkungan dan lalu lintas,” ujar Rahardyan Rafie Ihsan Mahendra, Ketua Panitia Kuliah Pakar, Senin (29/11/2021).

Wawancara dengan Muhammad Ali Yusuf Rasyid, Ketua Umum Keluarga ALumni Teknik Sipil UMY, yang jadi narasumber di Kuliah Pakar 1 yang digelar Himpunan Mahasiswa Sipil UMY. (Foto: istimewa)

Para mahasiswa pun ternyata memiliki minat tersendiri soal AMDAL dan ANDALALIN ini. Meskipun digelar secara hybrid, jumlah peserta yang mengikuti kuliah pakar ini mencapai 200an orang.

Ia pun memberikan pesan untuk para peserta kuliah pakar tersebut. Harapannya, para mahasiswa bisa menyerap ilmu dari para praktisi yang sudah dihadirkan.

“Biasanya kalau ikut seminar yang diambil kan hanya sertifikat. Harapannya materi dari narasumber kemarin berbekas dan bermanfaat. Nggak cuma dapet sertifikat saja,” tuturnya.

Muhammad Ali Yusuf Rasyid, Presiden Direktur PT. Jaman Enggal Grup (induk dari 8 perusahaan anak usaha), yang menjadi salah satu pemateri seminar nasional ini menyampaikan bagaimana pentingnya dokumen AMDAL dan ANDALALIN ketika seseorang mau membangun suatu usaha sebelum masa konstruksi bangunan.

Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Keluarga Alumni Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KATSUMY) ini juga mengatakan bahwa kedua dokumen ini justru bisa memberikan keamanan, kemudahan dan aneka manfaat bagi perusahaan terkait. Sehingga, para pengusaha didorong untuk mengurus 2 dokumen ini saat akan membangun bangunan dari berbagai kategori kegiatan atau usaha dari pembangunan pusat kegiatan, permukiman maupun Infrastruktur.

Muhammad Ali Yusuf Rasyid, Ketua Umum Keluarga ALumni Teknik Sipil UMY, yang jadi narasumber di Kuliah Pakar 1 yang digelar Himpunan Mahasiswa Sipil UMY. (Foto: istimewa)

“Seberapa penting? Sangat penting. Karena ini bagian dari administrasi perizinan berusaha. Lewat Peraturan Pemerintah (PP) 05 Tahun 2021 Tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang merupakan turunan UU Nomor 11 tentang Cipta Kerja juga diwajibkan adanya AMDAL dan ANDALALIN yang dibutuhkan untuk mengeluarkan Persetujuan Lingkungan (izin lingkungan), lalu kemudian persetujuan lingkungan tersebut untuk mengeluarkan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau IMB. Setelah disetujui PBG tersebut lalu dapat dilakukannya tahap pembangunan (konstruksi) ,” tuturnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Nasional Bidang Hukum dan Advokasi Asosiasi Profesi Konsultan Penyusun ANDALALIN yaitu Ikatan Ahli ANDALALIN Indonesia (IKALINDO) ini juga mengatakan bahwa ada berbagai pihak yang terlibat dalam pengurusan dokumen. Mulai dari Kementerian/Dinas Perhubungan, Kementerian/Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, kementerian/dinas terkait lainnya, hingga kepolisian setempat.

Kuliah Pakar 1 yang digelar Himpunan Mahasiswa Sipil UMY. (Foto: istimewa)

Ia pun membantah jika AMDAL dan ANDALALIN menjadi penghambat Perizinan usaha suatu usaha/perusahaan untuk terus bergerak maju. Pasalnya, 2 dokumen ini justru bermanfaat sebaliknya.

“ANDALALIN bukan penghambat, justru mempermudah, mempercepat, menyederhanakan perizinan. Dokumen ini satu kesatuan menjadi komplit, usaha jadi aman,” tutur Ali Rasyid yang juga menjabat sebagai Sekjen Asosiasi Profesi Konsultan Penyusun Dokumen Lingkungan yaitu Sekjen DIY PERTALINDO (Persatuan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia).

Pihaknya berharap para mahasiswa bisa memahami materi soal AMDAL dan ANDALALIN yang dibawakan oleh praktisi secara langsung ini.

Tidak kalah menarik, pemateri/narasumber lain selain dari aspek praktisi, juga diisi oleh akademisi yaitu Ir. Wahyu Widodo, MT, yang merupakan dosen AMDAL dari Fakultas Teknik Sipil UMY, yang juga aktif sebagai Konsultan Penyusun AMDAL dengan wilayah proyek hampir seluruh Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here