Home News Talikama Peringati HUT ke-75 Kemerdekaan RI dengan Cara Unik

Talikama Peringati HUT ke-75 Kemerdekaan RI dengan Cara Unik

879
0
Upacara bendera memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang diadakan Talikama di Pantai Parangkuwumo, Kretek, Bantul, Senin (17/8/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Perkumpulan Pegiat Layang-Layang Nusantara (Talikama) melaksanakan upacara peringatan HUT ke-75 Kemerdekan RI, Senin (17/8/2020) pagi, dengan cara yang unik. Tidak hanya digelar di pantai, tapi juga pengibaran bendera Merah Putih dilakukan dengan cara yang berbeda, yakni menggunakan bantuan layang-layang sebagai tiiang.

“Ini sesuai dengan kegiatan keseharian kami yakni hobi/penggemar layang-layang. Karena sesuai dengan hobi maka komunitas kami mengibarkan bendera Mera Putih dengan menggunakan media layang-layang untuk mengibarkan bendera Merah Putih memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI,” kata Ir RM Herjuno Sukotjoadi, Ketua Umum Talikama, kepada Bernasnews.com sesat sebelum upacara peringatat HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Pantai Parangkusumo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Senin (17/8/2020).

Upacara bendera yang dilakukan Talikama ini pun menarik perhatian masyarakat. Mereka berbondong-bondong datang ke Pantai Parangkusumo yang berada di sebelahbarat Pantai Parangtritis untuk menyaksikan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI itu sambil berwisata menikmati keindahan pantai dengan suara ombak yang menderu.

Para peserta foto bersama usai upacara bendera memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang diadakan Talikama di Pantai Parangkuwumo, Kretek, Bantul, Senin (17/8/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Menurut Herjuno Sukotjoadi, upacara peringatan HUT RI dengan pengibaran bendera menggunakan media layang-layang merupakan yang ketigakali ini dilakukan Talikama dan baru pertama kali diadakan di Pantai Parangkusumo. Dengan cara seperti ini masyarakat akan disuguhkan upacara peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesi tersebut dengan cara yang tidakn membosankan atau monoton. Dengan demikian masyarakat pun akan selalu tertarik mengikuti upacara bendera karena ada unsur hiburan di dalamnya.

Selain itu, menurut Herjuno, upacara bendera dengan cara unik di tempat wisata seperti juga sebagai salah satu upaya untuk menarik wisatawan berkunjung ke tempat wisata. Namun, meski diadakan di tempat wisata dalam masa pandemi Covid-19 panitia tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Ketua Umum Talikama Ir Herjuno Suktotjoadi (keempat dari kanan) dan KRAP Eri Ratmanto (mengenakan pakaian adat Jawa/ketiga darri kanan) foto bersama sebagian peserta upacara usai mengikuti upacara bendera memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang diadakan Talikama di Pantai Parangkuwumo, Kretek, Bantul, Senin (17/8/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Upacara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang diadakan Talikama ini diikuti komunitas-komunitas layang-layang dari sejumlah daerah seperti dar Kebumen, Surabaya, Semarang dan sebagainya dengan pemimpin upacara Ir Herjuno Sukotjoadi dan pembina upacara KRAP Eri Ratmanto selaku anggota Tim Teknis Layang-Layang Talikama yang juga Pembina YLPKNS (Yayasan Perlindungan Konsumen Nusantara Satu) DIY.

Meski berlangsung di tempat umum, namun upacara berlangsung hikmat dan sesuai tatacara upara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI. Setelah pengibaran benderan yang diiringi lagu kebangsaan Indonesi Raya dilanjutkan pembacaan Pancasila, teks Proklamasi dan Pembukaan UUD 1945.

Uji coba pengibaran bendera Merah Putih menggunakan bantuan layang-layang sesaat sebelum upacara bendera memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang diadakan Talikama di Pantai Parangkuwumo, Kretek, Bantul, Senin (17/8/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

“Saya sangat terharu saat pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesi Raya. Saya membayangkan perjuangan para pahlawan meraih kemerdekaan. Dan kita harus bangga dan wajib menjaga keutuhan NKRI karena ini merupakan buah perjuangan dan pengobanan para pahlawan,” kata Suyanti, seorang wisatawan asal Semarang yang menyempatkan diri mengikuti upara sambil berwisata.

Upacara tersebut juga diisi pembacaan sambutan Gubernur DIY oleh Herjuno Sukotjoadi selaku pemimpin upacara.

Sementara Anang Sarjiyanto, Sekretaris Talikama, mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan RI akan dilakukan rutin tiap tahun dengan cara yang sama. Hal ini sebagai salah satu bentuk atau wujud kecintaan para pegiat layang-layang terhadap bangsa Indonesia. Dikatakan, pengibaran bendera Merah Putih menggunakan layang-layang delta ukuran tinggi x lebar 210 cm x 340 cm dan ukuran bendera 2 x 3 meter. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here